Elektabilitasnya Diungguli Gatot, Prabowo Sebaiknya Jadi King Maker
Oleh Enjang Sofyan pada hari Senin, 16 Jul 2018 - 09:51:35 WIB

Bagikan Berita ini :

75Gatot-Nurmantyo-pensiun.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Elektabilitas mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu dikemukakan pengamat politik Airlangga Pribadi. Menurutnya, Prabowo sebaiknya menjadi King Maker dan memberikan tiket Capres kepada Gatot.

“Dalam survei elit ini menunjukkan bahwa publik ingin melihat figur yang lebih muda. Ini artinya kemudian hal yang positif dimana publik ingin melihat bahwa sudah saatnya terjadi arus pergantian generasi,” kata Airlangga di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2018).

Survei dengan menggunakan metode purposive sampling pada 10-15 Juli 2018 itu menghadirkan para responden dari kalangan elit, jurnalis, ormas, NGO dan profesional di kota-kota besar di 6 provinsi.

Menurut Airlangga, regenerasi politik yang demikian mendapatkan tempat yang cukup signifikan di kota besar bahwa elite-elite lama sudah saatnya kemudian istirahat, tidak tampil lagi. 

“Ada Pak Gatot yang justru mengimbangi Jokowi dibandingkan Prabowo. Jadi ada kecenderungan Prabowo lebih baik demikian (sebagai King Maker)," tukasnya.

Diketahui, Joko Widodo (Jokowi) berada di posisi puncak tokoh yang dianggap layak menjadi calon presiden periode 2019-2024 versi survei The Initiative Institute bertajuk 'What the Elites Want?'. Dalam survei itu, Jokowi unggul dengan persentase 77,8%.

Temuan baru dalam survei ini adalah melejitnya nama Gatot Nurmantyo yang berada di posisi kedua dengan perolehan 63%. Disusul kemudian Mahfud MD sebesar 62%, Prabowo Subianto 61,5% dan Anies Baswedan dengan 58,7%.

Berikutnya ada nama Sri Mulyani 53,3%, lalau Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang 50%, Chairul Tanjung 46,9%, dan Jusuf Kalla 45,2%.(yn)

tag: #gatot-nurmantyo  #prabowo-subianto  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING