Ditanya Soal Mahfud, Ini Jawaban Jokowi
Oleh ferdiansyah pada hari Senin, 16 Jul 2018 - 20:17:39 WIB

Bagikan Berita ini :

47jokowimahfud.jpg
Sumber foto : ist
Presiden Joko Widodo dan Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai blak-blakan soal sosok yang bakal mendampinginya sebagai cawapres pada Pilpes 2019. Presiden mengakui, salah satu nama yang digadang-gadang adalah Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD.

Bahkan, Presiden sempat memuji mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Saat media meminta tanggapannnya tentang sosok Mahfud, Presiden menyatakan bahwa guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu sangat bagus. Mahfud juga termasuk yang digodok sebagai cawapres.

"Banyak yang masuk, tapi harus dimengerti ya, kantong saya itu nggak cuma satu. Ada kantong luar, ada kantong dalam. Kantong celana ada kanan dan kiri. Masih ada kantong belakang juga ada," kata Jokowi usai memberikan kuliah umum di Akademi Bela Negara Partai NasDem di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Hanya saja, Presiden belum menyebutkan satu nama yang dipastikan bakal mendampinginya pada Pilpres 2019.

"Sekali lagi saya sampaikan masih digodok supaya matang. Kalau matang itu nanti enak semuanya," kata Presiden.

Jokowi menyebutkan hingga saat ini terus bertemu dengan ketua-ketua partai politik untuk membahas masalah itu.

"Saya terus bertemu dengan ketua ketua partai, hampir setiap hari tapi banyak yang tertutup," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut dia, dari pertemuan itu, banyak usulan yang disampaikan oleh para ketua partai. "Banyak usulannya, tapi sekali lagi saya sampaikan masih digodok, dimatangkan, " katanya. (plt/ant)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING