Sosialisasi Empat Pilar di NTB, Cak Imin Gandeng Grup Band D'Masiv
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 19 Jul 2018 - 21:59:02 WIB

Bagikan Berita ini :

41IMG-20180719-WA0032.jpg.jpg
Sumber foto : Humas MPR RI
Muhaimin Iskandar saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar kepada para santri dan masyarakat  Praya, NTB. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Bencingah Alun Alun Tastura, Praya, NTB.

PRAYA (TEROPONGSENAYAN)--Di hadapan sejumlah anggota masyarakat dan  santri pondok pesantren  Praya, Nusa Tenggara Barat, Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengingatkan, Indonesia adalah negara yang sangat besar.

Saat ini, jumlah penduduk Indonesia mencapai 260 juta jiwa. Berbagai suku, budaya, bahasa bahkan agama, ada di Indonesia. Karena itu, agar Indonesia tetap utuh, tidak terkoyak dan terpecah, seluruh bangsa Indonesia harus memiliki rasa cinta antara satu dengan yang lainnya. 

"Cinta dibutuhkan di  NKRI yang beragam. Cinta dibutuhkan untuk menjaga negara yang besar ini. Karena hanya dengan cinta, kita bisa menyatukan berbagai potensi dan kekuatan yang kita punya," kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin itu.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar kepada para santri dan masyarakat  Praya, NTB. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Bencingah Alun Alun Tastura, Praya, NTB.

Ikut hadir mendampingi Cak Imin, Ketua Fraksi PKB MPR RI, Jazilul Fawaid dan Anggota Fraksi PKB MPR Faisal Reza. Sosialisasi, itu dilaksanakan berbarengan dengan konser cinta yang menghadirkan group band D'Masiv. 

Saat ini, kata Muhaimin, Indonesia memerlukan kekuatan cinta. Ini penting, agar caci maki, saling fitnah dan menyakiti, seperti yang terjadi di media sosial, tidak menjadi kenyataan. Cukup di medsos saja, dan kalau bisa agar  segera dihentikan.

"Hentikan saling hujat dan menyakiti, seperti di media sosial, mari sebarkan benih cinta, agar kita bisa hidup rukun dan damai", kata Muhaimin menambahkan.(yn)

tag: #mpr  #cak-imin  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING