Berita

Anggota DPR Ahmad Sahroni Dukung Pembatasan Impor Mobil Mewah

Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 03 Agu 2018 - 21:43:51 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

29IMG-20180803-WA0027.jpg.jpg

Ahmad Sahroni (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota DPR Ahmad Sahroni mendukung penuh gagasan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang mengusulkan penghentian sementara atau pembatasan impor mobil mewah, seperti Ferrari dan Lamborghini

Menurut Sahroni yang juga mantan Presiden Ferrari Owner Club Indonesia (FOCI) itu mengatakan, langkah itu untuk memprioritaskan kepentingan ekonomi negara dan guna menjaga neraca perdagangan Indonesia. 

Anggota Komisi III DPR ini mengungkapkan, sebagai pribadi dan mantan presiden salah satu klub pemilik supercar, dirinya tentu merasa sedih jika pemerintah mengeluarkan kebijakan penghentian mobil mewah di atas 3.000cc. 

Namun sebagai warga negara Indonesia, dirinya menekankan pecinta supercar harus mau mendukung langkah pemerintah yang berupaya menstabilkan perekonomian.

“Sedih tentunya karena itu artinya akan berpengaruh pada bertambahnya anggota klub. Para pecinta mobil mewah juga tentunya merasa sedih bila tak dapat memiliki supercar yang diinginkan, termasuk bila ada model terbaru yang diluncurkan. Tetapi sekali lagi saya tekankan kepentingan nasional harus didahulukan dari kepentingan pribadi ataupun klub dan golongan,” tegas Sahroni melalui keterangan tertulisnya, Jumat (3/8/2018).

“Kita semua harus mendukung kebijakan pemerintah agar perekonomian stabil dan membaiknya nilai ekspor Indonesia. Terlebih Wapres Jusuf Kalla telah menekankan Indonesia membutuhkan dolar dalam jumlah besar, jadi kami mendukung penghentian impor supercar dan mendorong ekspor lebih tinggi dibanding sebelumnya,” imbuh politisi NasDem ini.

Sebelumnya, saat acara Business Lunch di Jakarta, Kamis (2/8/2018), JK mengemukakan penghentian impor mobil-mobil mewah bertujuan menjaga neraca perdagangan Indonesia. JK memandang langkah itu dapat menekan tingginya impor dibanding ekspor nasional, sehingga berujung pada surplusnya neraca perdagangan Indonesia.

"Ini akan diklasifikasikan untuk mengurangi impornya, saya malah mengusulkan sudah kita hentikan impor mobil yang di atas 3.000 cc," ucap JK di berbagai media.

Mobil mewah yang dimaksud, lanjut JK seperti Ferrari, Lamborghini dan mobil mewah lainnya yang berasal dari impor.

"Tidak usah impor Ferrari, tidak usah impor Lamborghini, contohnya macam-macam itu supaya mengurangi faktor-faktor impor tadi," tukas JK.

Setelah mampu menekan impor, JK mengungkapkan pemerintah harus meningkatkan kinerja ekspor. Salah satunya adalah minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) ke Eropa.(yn)

tag: #jusuf-kalla  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement