Bertekad Bantu Presiden Sampai Selesai Tugas, Tjahjo Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 05 Agu 2018 - 14:50:01 WIB

Bagikan Berita ini :

70tjahjo.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Tjahjo Kumolo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menanggapi soal nama dirinya yang masuk kandidat ketua tim sukses (Timses) Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang.

Diketahui PDIP mengajukan tiga nama sebagai ketua tim sukses, yakni Puan Maharani, Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo. Pada pemilihan presiden 2014, Tjahjo tercatat sebagai ketua tim sukses pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Menurut Tjahjo, saat ini dirinya masih sebagai Menteri Dalam Negeri. Dan, ia sudah berkomitmen akan membantu Presiden Jokowi sampai akhir jabatan.  Presiden pun meminta dia agar fokus sebagai Mendagri. Tak hanya Presiden, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP pun memintanya agar membantu Presiden sampai akhir tugas. 

"Saya pada posisi sebagai Mendagri. Saya akan fokus membantu Bapak Presiden Jokowi sampe selesai tugas," kata Tjahjo di Jakarta, Jumat malam (3/8/2018).

Selain itu, Tjahjo berpendapat andai dia jadi ketua tim sukses di saat dirinya masih menjabat Mendagri, tentu agak kurang elok. Sementara dalam konteks pemilihan, Mendagri adalah wakil pemerintah yang harus berhubungan dengan penyelenggara dan peserta pemilihan. 

"Sebagai Mendagri kalau merangkep tim sukses kan nanti mau berhubungan dengan capres lain enggak enak," ujarnya. 

Jadi ia akan fokus saja menjalankan mandat yang diberikan Presiden. Sebagai Mendagri, dirinya ingin mengawal dan memastikan pesta demokrasi yang digelar nanti berjalan sukses. Apalagi, pemilu serentak 2019 adalah yang pertama kali digelar. 

"Tugas saya mensukseskan saja selesai tugas, memastikan bahwa pileg dan pilpres ini berjalan dengan baik. Kami bersama sama dengan KPU dan Panwaslu mengawal bahwa proses pileg dan pilpres ini tingkat partisipasi politik bertambah dengan baik," katanya.

Ia ingin pesta demokrasi 2019, benar -benar menjadi pesta rakyat yang demokratis. Karena itu ia mengajak semua elemen yang terlibat dalam pemilu, bersatu melawan politik uang. Berkampanye tanpa ujaran kebencian, tapi saling adu program dan konsep. Sehingga rakyat disuguhi kontestasi politik yang mencerdaskan. Mengenai diusulkannya dia sebagai ketua tim sukses, Tjahjo menjawab dengan tegas, masih banyak yang lebih baik darinya untuk memangku tugas itu.

"Saya kira masih banyak orang-orang yang lebih baik dari saya untuk jadi tim suksesnya Pak Jokowi," katanya.(yn)

tag: #jokowi  #pilpres-2019  #tjahjokumolo  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING