Pamit Maju Pilpres, Sandiaga: Ini Adalah Takdir dan Jalan Tuhan
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 10 Agu 2018 - 09:32:12 WIB

Bagikan Berita ini :

42998953859.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Sandiaga Uno

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sandiaga Uno melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto maju di Pilpres 2019.

Sandiaga menyebut, keputusannya ini sebagai bagian dari jalan dan takdir tuhan. Dia juga memberikan menyampaikan perpisahan bagi seluruh warga Jakarta.

"Ya tidak ada yang pernah bisa menebak takdir dan jalan Allah SWT. Saya berterima kasih kepada warga Jakarta yang betul-betul memberikan amanah kepada sebuah Jakarta yang maju dan warganya bahagia," kata Sandi di kediamannya, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018) pagi.

Sandiaga menyampaikan, dirinya berniat menyapa warga Jakarta di waktu-waktu terakhirnya menjadi Wakil Gubernur DKI. 

Dia menyampaikan keinginan menyatukan seluruh elemen masyarakat karena untuk mewujudkan ekonomi yang kuat diperlukan dukungan semua pihak.

"Jadi saya ingin juga menyapa warga Jakarta dalam waktu-waktu yang tersisa ini untuk menyatukan semua elemen bangsa, karena kita ingin membangun ekonomi yang lebih kuat, kita perlu dukungan semua elemen bangsa," ucap Sandiaga.

Semalam, Prabowo Subianto resmi mengumumkan Sandiaga sebagai cawapres pendampinhnya pada Pilpres 2019 nanti. 

Sandiaga juga disebut Prabowo sudah bersedia mundur dari jabatan wakil gubernur dan mundur dari keanggotaannya di Gerindra. 

Pasangan Prabowo-Sandiaga diusung oleh poros oposisi terdiri dari tiga partai yaitu Gerindra, PKS dan PAN. (Alf)

tag: #sandiagauno  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING