Gus Mus ke Elite PBNU: "Tak Usah Bicara Politik Praktis di Kantor NU, Bukan Tempatnya"
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 17 Agu 2018 - 04:26:10 WIB

Bagikan Berita ini :

42gusmus.jpg
Sumber foto : Twitter/@gusmusgusmu
sesepuh NU KH Mustofa Bisri atau Gus Mus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Testimoni Mahfud MD tentang perilaku elite PBNU yang bermain politik praktis mengatasnamakan NU dikecam banyak pihak. 

Beragam reaksi dari berbagai kalangan, tak ketinggalan sesepuh NU  KH Mustofa Bisri atau Gus Mus turut memberikan pernyataan tegas melalui akun Twitter resminya. 

Gus Mus mengingatkan agar para pengurus dan pemimpin NU untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan-pernyataan politik.

"Para pengurus/pemimpin NU yang harus bersikap hati-hati dalam menyampaikan pernyataan-pernyataan; terutama bila berkaitan dengan politik praktis. Dan sebaiknya tak usah bicara politik praktis di kantor NU. Bukan tempatnya," tulis Gus Mus seperti dikutip TeropongSenayan, Jumat (16/8/2018).

Tak hanya sekedar mengingatkan para pengurus dan pemimpin NU, melalui unggahannya di akun Instagram pribadinya, tokoh agama berusia 73 tahun tersebut juga menuliskan untuk semua warga NU tidak perlu ikut pusing dalam menghadapi tahun politik 2019.

Ia juga menegaskan bahwa NU bukan partai politik dan secara organisatoris tidak terikat dengan organisasi politik.

"NU sudah punya Qanun Asasi, Khittah NU, dan Pedoman Berpolitik Warga NU. Tinggal baca. Selebihnya kita memohon saja kepada Allah Al-Mu'izzul Mudzill, agar kita diberi pemimpin-pemimpin yang amanah, yang takut kepadaNya, dan memiliki belas-kasih kepada rakyat mereka," tutup Gus Mus dalam penggalan captionnya. (Alf)

tag: #pbnu  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING