Berita

Pendukung Prabowo: Terbuat dari Apa Hatimu Jenderal?

Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 14 Sep 2018 - 08:24:43 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

77d2847796-360b-46fc-a39e-818726cb56a6_169.jpeg.jpeg

Momen Andi Arief Dipeluk Hangat Prabowo Subianto. (Sumber foto : )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Calon Presiden, Prabowo Subianto, pernah disebut ‘jenderal kardus’ oleh politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Tetapi, respons Prabowo sungguh mengejutkan. 

Bukannya marah, Prabowo justru membalas sentilan Andi Arief itu, dengan memberi rangkulan hangat. Dia memafkannya. Rangkulan hangat itu menjadi momen yang bersejarah, dan viral di media sosial.

Pada momen itu, Prabowo sedang menyampaikan pernyataan dalam konferensi pers, di Rumah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu 12 September 2018. Lalu, Prabowo meminta Andi Arief untuk maju, kemudian Prabowo memberinya pelukan hangat.

Foto Prabowo memeluk Andi Arief itu mendapat apresiasi yang sangat besar dari para pendukungnya. Banyak pendukung Pendukung yang kemudian membagikan kabar tersebut. 

“Terbuat dari apa hatimu jenderal,” ungkap salah satu pendukung Prabowo di Makassar, Canny Watae sembari membagikan postingan tersebut.

Respons Tak Diduga 

Respons Prabowo itu menunjukkan sikap yang sangat dewasa, dan mulia. Karena bukannya marah kepada Andi Arief. Justru dia menyambut Andi Arief dengan kehangatan. 

Betapa tidak, sekitar sebulan lalu, ribut-ribut terjadi lantaran cuitan Andi Arief yang menuding Prabowo sebagai jenderal kardus. 

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus,” tulis Andi Arief melalui akun twitternya, saat itu. 

Dalam cuitan tersebut, dia bahkan menuding Sandiaga telah menyiapkan mahar Rp500 miliar untuk PAN dan PKS agar dipilih menjadi pendamping Prabowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Peluk dan Panggil Sandi 

Dalam momen berpelukan kemarin malam itu, Andi sebelumnya berdiri di belakan Prabowo mengenakan kemeja batik warna cokelat. 

Andi kemudian langsung diminta maju untuk memeluk Prabowo yang sedang menyampaikan statement. 

Pelukan Andi dengan Prabowo terjadi usai mantan Danjen Kopassus itu dan Sandi berfoto bersama AHY.

Tanpa basa-basi, Prabowo langsung menarik tangan Andi. Tangan kanan Prabowo sembari mengepal merangkul pundak mantan aktivis 1998 itu. 

Sementara itu, tangan kiri Andi merangkul Prabowo. Tangan kiri Prabowo pun menggenggam tangan kanan Andi. 

Dilansir dari salah satu media online, mereka berdua tertawa lepas. Rangkulan Prabowo dengan Andi itu membuat kader Demokrat maupun Gerindra lainnya ikut tertawa. Prabowo merangkul Andi di depan AHY dan Hinca Panjaitan. 

Usai itu, Sandi yang sudah melangkah menuju mobilnya dipanggil kembali. Sandi kembali lagi dan langsung merangkul Andi. Mereka berdua bersalaman dan sembari mengangkat tangannya masing-masing. 

Prabowo Memaklumi Arief 

Setelah momen itu, Prabowo mengaku memaklumi pernyataan Andi soal jenderal kardus beberapa waktu lalu itu. Dia menyebut terkadang kesalahpahaman dalam komunikasi kerap terjadi. 

“Ya kadang-kadang miskomunikasi ada saja,” kata Prabowo dari dalam mobilnya. 

Sementara itu, Sandi menyebut permasalahan dengan Andi yang sempat menuding dirinya memberi mahar Rp500 miliar untuk PAN dan PKS sudah beres. 

Dia menyatakan kedatangan ke rumah SBY juga sekaligus bersilaturahmi. 

“Silaturahim. Beres semua, beres,” ujarnya. (Alf)

tag: #prabowo-subianto  

Bagikan Berita ini :