Golkar Tak Setuju Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris
Oleh Enjang Sofyan pada hari Jumat, 14 Sep 2018 - 16:23:37 WIB

Bagikan Berita ini :

83Ace-Hasan.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ace Hasan Syadzily

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengaku tidak setuju jika debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris.

"Apakah kita mau memilih capres-cawapres Inggris atau Amerika Serikat atau Indonesia? Kita ini mau memilih Presiden Republik Indonesia, bukan memilih Presiden Amerika Serikat yang memang bahasa nasionalnya bahasa Inggris," kata Ace kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: Koalisi Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres Gunakan Bahasa Inggris

Lebih jauh Ace berpendapat, debat capres bukanlah unjuk gigi kemampuan berbahasa. Debat dimaksudkan guna mengetahui gagasan, program, visi dan misi para kandidat. 

"Bukan seperti lomba pidato bahasa Inggris untuk unjuk gigi kemampuan bahasa. Debat capres-cawapres itu untuk beradu gagasan, program, visi dan misi yang dapat dimengerti seluruh rakyat Indonesia," ujaranya. 

"Tentu dengan bahasa yang mudah dimengerti, gampang dicerna rakyat, konsep yang ditawarkan dapat diterjemahkan ke dalam program yang dapat dilaksanakan," tukasnya.

Sebelumnya, koalisi Prabowo-Sandiaga mengusulkan format debat capres dan cawapres Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, usulan itu bisa menjadi pertimbangan KPU.

"Boleh juga kali, ya. Ya, makanya hal-hal detail seperti ini perlu didiskusikan," kata Yandri seusai rapat sekjen di Posko Pemenangan PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).(yn)

tag: #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING