Seluruh Anggota FPDIP DPRD DKI Walk Out, Kenapa?
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Jumat, 14 Sep 2018 - 20:24:39 WIB

Bagikan Berita ini :

14DPRD-DKI-Rapat.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ilustrasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Seluruh Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI melakukan walk out saat rapat pembahasan KUPA-PPAS 2018. Aksi tersebut dilakukan karena seluruh anggota FPDIP tidak puas dengan dicoretnya anggaran pembangunan dan prasarana aliran Barat senilai Rp 21 miliar yang diusulkan Dinas Sumber Daya Air.

"Kenapa semua yang dianggarkan dicoret? Kan mereka sudah mengajukan berarti kan mereka butuh itu," kata anggota Banggar dari FPDIP Ida Mahmudah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/09/2018).

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono dan anggota FPDIP DPRD DKI Jakarta lainnya telah terlebih dahulu meninggalkan ruangan. 

Untuk diketahui, Anggaran yang diprotes adalah anggaran Pembangunan dan Prasarana aliran barat, anggaran Pembangunan dan Prasarana aliran tengah serta Timur. Jumlah anggaran sendiri sebesar Rp 1,9 miliar dan Rp 45,4 miliar.(yn)

tag: #dprd-dki  #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING