Bersikap Netral, Natalius Pigai Bantah Jadi Jubir Prabowo-Sandi
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 19 Sep 2018 - 21:30:44 WIB

Bagikan Berita ini :

99natalius-pigai.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Natalius Pigai

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menegaskan, dirinya tidak mendukung salah satu Paslon alias netral di Pilpres 2019 mendatang.

Pernyataannya itu sekaligus sebagai bantahan atas pernyataan Ketua DPP PAN Yandri Susanto yang menyebut dirinya menjadi juru bicara timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Saya sudah 4 tahun, detik demi detik, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun mengawasi, mengontrol dan mengkritisi kinerja pemerintah Jokowi. Saya berkomitmen tetap menjalankan kritik untuk mengisi ruang kosong yang tidak diisi oleh negara, menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan rakyat, dan juga sebagai artikulator kepentingan rakyat dan kaum marginal. Kritik dan oposisi yang baik, terkontrol dan berkualitas jika kita lakukan secara independen, objektif, imparsial akan terus saya lakukan sampai masa jabatan pemerintah ini berakhir Oktober 2019," kata Pigai kepada TeropongSenayan, Rabu (19/9/2018).

Pigai menduga, siapapun presiden yang terpilih pada 2019 nanti, rakyat Papua tetap menjadi marginal dan seakan-akan orang-orang terjajah sebagaimana juga dilakukan Pemerintahan Jokowi saat ini.

"Bagi kami bangsa Papua, baik Jokowi dan Prabowo sama saja, tidak ada pemimpin baik di Republik ini, meskipun tahun 1996 Pak Prabowo pernah lakukan sejarah besar dengan memberi dana 1% persen penghasilan Freeport pada rakyat asli Papua, dan dinikmati selama 22 tahun hingga saat ini," ungkapnya.

Ia mengklaim, banyak pihak yang menawari dirinya sejumlah jabatan di Pemerintahan Jokowi.

"Secara pribadi siapa saja kagum tentang kualitas dan kompetensi saya untuk memimpin negara ini, tetapi maaf saya bukan orang ambisius, dan telah buktikan dengan menolak berbagai tawaran jabatan oleh pemerintah Jokowi," terangnya.

"Akhirnya Pemerintahan Jokowi atau pemerintah siapa buang saya ke tempat tidak terhormat pun, mutiara Papua tetap lah mutiara," tutup Pigai.

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyebut eks komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menjadi juru bicara timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Salah satu jubir (timses Prabowo-Sandiaga) Natalius Pigai yang mantan Komnas HAM itu," kata Yandri Susanto di sela rapat koalisi di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Yandri menyebut Prabowo dan Pigai sudah sepakat dengan posisi jubir. "Sudah (sepakat), dia langsung ketemu Pak Prabowo. Pak Prabowo oke, Pak Natalius juga oke, itu soal jubir," imbuhnya.(yn)

tag: #prabowosandiaga  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING