Launching Badan Pemenangan Koalisi
Prabowo: Rakyat Tak Boleh Dibiarkan Jadi Budak Bangsa Lain
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 23 Sep 2018 - 22:48:03 WIB

Bagikan Berita ini :

31IMG-20180923-WA0064.jpg.jpg
Sumber foto : Mandra.TeropongSenayan.dok
Prabowo saat berpidato di acara Launching Badan Pemenangan koalisi Prabowo-Sandi di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2018).

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno sudah membentuk tim pemenangan di tingkat nasional. 

Tim pemenangan tersebut diberi nama Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur. 

Prabowo menjelaskan, bahwa nama Koalisi Indonesia Adil Makmur itu dipilih karena cita-cita awal bangsa Indonesia menginginkan terciptanya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Jadi, kita nama koalisinya Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Kenapa kita pilih nama itu?, karena itu adalah cita-cita bangsa kita dari sejak awal. Rakyat kita ingin keadilan dan ingin kemakmuran," kata Prabowo saat memberikan pidatonya di acara Ramah Tamah dan Launching Badan Pemenangan koalisi Prabowo-Sandi di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2018). 

"Karena mereka belum dapat keadilan dan belum dapat kemakmuran. Karena itu lah tujuan perjuangan kita untuk menegakkan keadilan, untuk merebut membangun kemakmuran untuk rakyat kita yang kita cintai," tambah Prabowo.  

Capres yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya itu menjelaskan, masalah yang dihadapi bangsa Indonesia adalah negara yang sangat besar dan kaya tetapi kekayaan bangsa Indonesia tidak berada di tangan sendiri. 

"Ini mengakibatkan ekonomi kita akan selalu lemah. Mata uang kita lemah padahal mata uang adalah cermin dari kekuatan ekonomi," ungkapnya. 

Karena itu, Prabowo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah bersedia bergabung bersama dalam sebuah badan pemenangan untuk berjuang keras memenangkan Pemilu 2019 mendatang demi terciptanya keadilan dan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia. 

"Kita bersama-sama akan kerja keras dalam 7 bulan yang akan datang untuk turun ke rakyat, turun ke akar rumput, melaksanakan pendidikan politik, melaksanakan penyadaran kepada rakyat kita. Rakyat kita harus sadar, bahwa tidak akan ada yang bisa menolong rakyat kita, kecuali rakyat itu ingin membantu dirinya sendiri. Kita harus yakinkan rakyat kita bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat," tegas Prabowo.

"Kita harus yakinkan kepada rakyat kita paling bawah, bahwa kalau rakyat kita tidak mau mempertahankan dan membela kedaulatan mereka sendiri maka akan terus menerus mereka menjadi miskin, mereka akan menjadi budaknya bangsa lain," imbuh Prabowo yang disambut tepuk tangan dari para hadirin. (Alf)

tag: #prabowo-subianto  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING