Fahri Sebut Jubir Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga Tak Berkelas, Apa Kata Dahnil?
Oleh Enjang Sofyan pada hari Rabu, 10 Okt 2018 - 08:50:20 WIB

Bagikan Berita ini :

11dahnil-anzar2.jpeg.jpeg
Sumber foto : Istimewa
Dahnil Anzar Simanjuntak

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, mengatakan juru bicara (Jubir) capres cawapres Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga tak berkelas.

Koalisi Indonesia Adil dan Makmur (KIAM) besutan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga angkat bicara soal pernyataan Fahri tersebut.

"Saya pikir sah saja ya penilaian itu bisa datang dari siapapun. Yang jelas misalnya dari kubu kami kubu Pak Prabowo, PR (pekerjaan rumah) kami, kami selalu berusaha menampilkan hal-hal substantif, misalnya terkait isu ekonomi," ujar Koordinator jubir KIAM Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Menurut Dahnil, tim Prabowo-Sandiaga saat ini fokus pada isu ekonomi. Dia memberi contoh saat kubu Prabowo-Sandi menyoroti biaya besar pertemuan atau meeting IMF-World Bank.

"Pada prinsipnya kami mendorong hal-hal yang substantif (seperti permasalahan ekonomi)," ujar dia.

Lebih jauh, Dahnil menegaskan jubir Prabowo-Sandi selama ini menampilkan isu substantif terkait dengan solusi ekonomi hingga solusi pembangunan kesejahteraan bagi rakyat.

"Yang banyak lempar isu tak substantif justru temen-temen kami dari seberang (kubu Jokowi-Ma'ruf) dan tentu kami jawab dengan isu substantif ekonomi," katanya.

Fahri sebelumnya menilai perdebatan seputar Pilpres 2019 mendatang harusnya substansial, bukan isu-isu tak penting yang terus dibahasnya.

"Ya terus terang saja, saya bisa mengatakan juru bicara kedua belah pihak ini nggak ada yang canggih. Baik petahana atau penantang ini kedua-duanya juru bicaranya nggak ada yang canggih. Itu nggak berkelas itu. Enggak berkelas jubir-jubirnya itu," ujar Fahri.(yn)

tag: #fahri-hamzah  #prabowosandiaga  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING