Berita

Menhan Tak Masalah Sahabat Prabowo Masuk Pimpinan KKIP

Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 22 Okt 2018 - 23:01:57 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

95menteri-pertahanan-menhan-ri-ryamizard-ryacudu-beri-sambutan_20160228_150356.jpg.jpg

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengakui Mayjend (Purn) Yussuf Solichien masuk dalam pimpinan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Yussuf yang dikenal dekat dengan Prabowo ini menjabat Wakil Ketua KKIP baru dan rencananya akan dilantik dalam waktu dekat.

"Kenapa kubu Prabowo? Saya juga temannya Prabowo. Saya satu liting dengan Prabowo, saya satu liting dengan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Menhan Ryamizard di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Namun, Ryamizard membantah isu yang  menyebutkan struktur Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang baru bernuansa politis. "Kenapa? Enggak ada. Enggak ada," ujarnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu juga menepis isu adanya kepentingan politik praktis dalam menentukan susunan pengurus baru KKIP.

Menurutnya, tak ada kubu-kubuan dalam pembentukan struktur Tim Pelaksana KKIP tersebut. 

Dia menegaskan, tak boleh ada permusuhan dalam membangun Indonesia meskipun berbeda pandangan politik. Pasalnya, semua anak bangsa harus bersatu. 

"Enggak ada masalah. Memangnya harus musuh-musuhan? Enggak boleh!. Masa soal partai kita harus musuh-musuhan, enggak bagus. Soal partai, kita NKRI pecah enggak boleh," tegas dia.

Menhan Ryamizard menjelaskan, perombakan di struktur KKIP hany soal regenerasi dan memang sudah waktunya. Pasalnya, orang-orang lama yang ada dalam struktur tersebut perlu ada penyegaran. 

Pensiunan Jenderal bintang empat itu memastikan, pelantikan struktur baru KKIP itu akan dilaksanakan besok. 

Menurutnya, ada dua orang yang akan mengisi posisi sebagai Wakil Ketua Pelaksana KKIP. 

"Lihat saja nanti (komposisinya). Yang pasti wakilnya dua. Ada Irjen juga," ungkapnya. 

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan Ketua Tim Pelaksana KKIP Laksamana (Purn) Sumardjono dan wakilnya, Marsekal Madya (Purn) Eris Herryanto, dan jajarannya mengalami pergantian.

Informasi soal pergantian di susunan  Tim Laks KKIP itu beredar melalui media sosial dengan adanya empat lembar surat berkop KKIP dengan nomor 28/KKIP/X/2018.

Surat itu adalah keputusan untuk memberhentikan dengan hormat kepada Laksamana TNI (Purn) Sumardjono dan Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Heryanto beserta jajaran pengurus lainnya.

Dalam informasi yang beredar itu, susunan pengurus Tim Laks KKIP yang baru, adalah Marsekal Madya TNI (Purn) Ismono Wijayanto sebagai Ketua Tim Pelaksana Harian. 

Berbeda dari susunan kepungurusan sebelumnya, struktur KKIP yang baru ini diisi oleh dua orang wakil ketua, yakni Letnan Jenderal TNI Thamrin Marzuki dan Mayor Jenderal TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien.

Sebelumnya, posisi Wakil Ketua Tim Pelaksana KKIP hanya diisi satu orang.

Tak hanya itu, keberadaan perwira tinggi TNI aktif di kepengurusan juga menjadi perbedaan pengurus baru dengan yang lama. Ada Letjen TNI Thamrin Marzuki yang saat ini masih menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Thamrin Marzuki merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1984. 

Untuk diketahui, Ketua Tim Laks KKIP baru, Ismono Wijayanto juga pernah menjadi Irjen Kemhan pada periode 2014-2016. Dia merupakan purnawairawan perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1983. 

Adapun Yussuf Solichien merupakan Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) periode 2018-2023. Yussuf juga pernah menjadi Ketua Bidang Kerja Sama dan Pemasaran di KKIP sebelumnya. 

Yussuf merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI AL lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-19 tahun 1973. (Alf)

tag: #kementerian-pertahanan  

Bagikan Berita ini :