Berita

Anggota Komisi X: Badan Ekonomi Kreatif Sudah Ada Sejak Zaman SBY

Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 22 Nov 2018 - 21:00:26 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

24Putu-Supadma.jpg

Putu Supadma Rudana (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi X DPR Putu Supadma Rudana menanggapi pernyataan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir.

Erick Thohir menilai Jokowi merupakan Presiden pertama yang memperhatikan industri kreatif.

"Saya sangat menyayangkan pernyataan Erick Thohir yang mengklaim bahwa Presiden Jokowi merupakan Presiden pertama yang perhatian pada industri kreatif di Indonesia," kata Putu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/11/2018).

Putu meminta Erick Thohir seharusnya melihat data sebelum mengeluarkan pernyataan ke publik. Wasekjen Demokrat  itu mengingatkan sejak 2006 Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menginstruksikan pengembangan Ekonomi kreatif di negeri ini.

Pada tahun 2007 dilakukan peluncuran Studi Pemetaan Kontribusi Industri Kreatif Indonesia 2007 pada Trade Expo Indonesia.

Di tahun 2008, kata Putu, SBY meluncurkan cetak biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 dan Pengembangan 14 Subsektor Industri Kreatif Indonesia. Selain itu, di 2029 juga ada pencanangan Indonesia Kreatif.

Tak hanya itu, lanjut Putu, sejak 2009 Pemerintahan SBY menggelar Pekan Produk Kreatif dan Pameran Ekonomi Kreatif.

"Jadi badan ekonomi kreatif itu ada sejak Jaman SBY, namanya pariwisata ekonomi kreatif. Ini sangat disayangkan kapasitas ketua timses pak Jokowi seperti ini. Pernyataan Erick sangat prematur dan menunjukan ketidak pahaman tentang ekonomi kreatif serta membuat malu Presiden Jokowi," ujar Putu.

Putu kembali mengingatkan Erick Thohir bahwa saat ini pemerintah menurunkan anggaran dari sekitar Rp 1,5 Triliun menjadi hanya Rp 659 Miliar di tahun 2019 untuk badan ekonomi kreatif.

"Saya sebagai anggota komisi X DPR RI justru merasa bahwa Bekraf ini pelan pelan dikerdilkan bukan diperhatikan," kata Putu.

Padahal, ujar Putu, banyak program-program ekonomi kreatif yang berfokus pada kearifan lokal dan memberikan kontribusi kepada masyarakat harus dikembangkan dengan maksimal.

"Lebih baik Pak Jokowi mempertimbangkan kembali, apakah Erick Thohir pantas sebagai ketua tim kampanye nasional (TKN) Jokowi - Maruf," katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Erick Thohir menilai Jokowi merupakan Presiden pertama yang memperhatikan industri kreatif.

"Beliau (Jokowi) yang pertama kali melakukan trobosan industri kreatif di Indonesia," kata Erick Thohir kepada wartawan dalam acara #01Fest di Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11/2018).(yn)

tag: #susilo-bambang-yudhoyono-sby  

Bagikan Berita ini :