Jakarta

PKS Belum Ajukan Calon Wagub DKI

Gerindra: Nama Syaikhu dan Agung Mungkin Cuma Karangan

Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 13 Des 2018 - 16:49:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

422491778.jpg.jpg

Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PKS DKI Jakarta hingga kini belum mengajukan nama kandidat untuk calon wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. 

Akibatnya, proses uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test yang disyaratkan oleh Gerindra belum bisa jalan.

"Sampai sekarang PKS belum mengajukan nama untuk uji kepatutan dan kelayakan. Soal PKS mengajukan nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto itu (mungkin) karangan saja," kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik, Kamis (13/12/2018).

Dia juga mengungkapkan bahwa pengajuan nama dan pertemuan antara kedua partai perlu diselenggarakan terlebih dahulu untuk membahas dan menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan atas calon wakil gubernur.

Sebelumnya, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Bidang Pemenang Pemilu dan Pilkada Agung Setiarso mengaku, partainya masih belum sepaham soal teknis fit and proper test yang diinisiasi Gerindra.

Dia menyebut, uji kelayakan dan kepatutan bukan merupakan proses penjaringan. Tetapi hanya sekadar memperkenalkan visi misi dua kandidat yang diajukan PKS, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

"Munculnya uji kelayakan dan kepatutan itu kan usulan Taufik pada 5 November ini memiliki perbedaan persepsi. Bahwa pertemuan tanggal 5 kita dijelaskan bahwa uji kelayakan dan kepatutan hanya sekadar memperkenalkan visi misi dan mengenalkan orang yang diajukan PKS, bukan sebagai bentuk penguji yang kalau tak disetujui akan digugurkan dan kemudian Gerindra bisa ajukan calon," ujar Agung Setiarso, Rabu (12/12/2018) kemarin.

Namun, Taufik membantah pernyataan Agung Setiarso dan menganggapnya tidak tahu tentang uji kelayakan dan kepatutan yang dimaksud oleh Gerindra.

"Agung Setiarso itu tidak tahu apa apa. Menunjuk pembicara harus yang mengerti pertemuan itu bagaimana. Kita cuma minta yang dicalonkan itu dilakukan uji kepatutan dan kelayakan kok susah. Takutnya kader PKS tidak siap menjadi wakil gubernur," tutur Taufik.

Pihaknya siap untuk bertemu dengan PKS terkait teknis pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan atas dua nama calon wakil gubernur tersebut.

"Kapan saja Gerindra siap. Cuma yang kita bahas pertama adalah badan uji kelayakan dan kepatutan dulu. Dari Gerindra calonkan nama Siti Zuhro dan Syarif, setelah itu dari PKS siapa," kata Taufik.

tag: #partai-gerindra  #dki-jakarta  #pks  

Bagikan Berita ini :