Berita

Wiranto Sebut Perusak Baliho SBY di Riau Oknum Kader PDI-P dan Demokrat

Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 18 Des 2018 - 01:06:55 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

94wiranto-nih34.jpg.jpg

Menkopolhukam Wiranto (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Menko Polhukam Wiranto mengungkapkan, bahwa oknum perusakan baliho Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ratusan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru adalah kader PDI-P dan Partai Demokrat.

"Nah ternyata dari Pak Kapolri (Tito Karnavian -red) cepat sekali mengusut itu. Ternyata memang perbuatan oknum-oknum baik PDI-P maupun Demokrat. Oknum itu sudah ditangkap," kata Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).

Wiranto menyebut motif pelaku hanya ingin mendapatkan pujian.

Sehingga dirinya tidak habis pikir dan menyesalkan terjadinya peristiwa itu karena mencoreng semangat demokrasi Indonesia yang saat ini sudah berjalan aman dan damai.

"Presiden juga sangat menyesalkan peristiwa ini dan saya juga sudah meminta untuk usut tuntas, siapapun pelakunya kita tindak secara hukum," ujarnya.

Diakui Wiranto, kasus tersebut sempat menimbulkan rumor pelaku diperintah salah satu partai.

Dia pun meminta kasus ini diproses oleh berwenang sampai tuntas. Sehingga persoalannya tidak menjadi simpang siur dan mengganggu persiapan pemilu.

"Jangan sampai ini mengganggu persiapan pemilu yang sudah bagus, jangan sampai mengganggu indeks demokrasi atau istilahnya indeks kerawanan demokrasi yang sudah mulai kita kelola dengan baik," kata Wiranto.

"Mereka melakukan inisiatif untuk dapatkan pujian dan pahala tetapi ternyata tindakannya salah. Ini presiden (Jokowi).sudah sangat menyesalkan ini, saya pun sudah minta usut tuntas. Siapapun pelakunya kita tindak secara hukum," ucapnya.

Wiranto juga minta kasus ini tak lagi dibesar-besarkan karena sudah ditangani kepolisian. Sehingga diharapkan tak terganggu pada persiapan pemilu.

"Oleh karena itu saya imbau kepada pimpinan partai politik dan masyarakat jangan buat polarisasi masalah ini, jangan sampai dibesar-besarkan. Ini sudah diatasi kepolisian, oknum sudah diketahui, saksi sudah ada tinggal kita limpahkan ke proses hukum," ujar Wiranto.

Sebelumnya diberitakan, polisi menahan tiga orang pelaku perusak baliho Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Kepada polisi, para pelaku menyatakan dijanjikan uang Rp 150 ribu sebagai bentuk upah untuk merusak baliho.

"Motifnya (HS) karena dijanjikan dibayar Rp 150 ribu, itu saja. Tidak ada motif-motif yang lain," Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko Prihastopo kepada wartawan, di Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Senin (17/12/2018).

Sebagaimana diketahui, puluhan atribut Demokrat yang terpasang di Jalan Sudirman, Pekanbaru dirusak dan ada pula yang dibuang ke selokan pada Sabtu (15/12/2018) dini hari. 

Atribut ini awalnya dipasang sebagai bentuk sambutan terhadap kedatangan SBY dalam acara pelantikan pengurus cabang Demokrat.

Widodo menjelaskan, bahwa tersangka HS melakukan perusakan karena disuruh seseorang. Pihaknya masih dalam penyelidikan untuk mencari siapa orang yang menyuruh HS. 

Widodo juga mengingatkan, agar masyarakat jangan mudah terprovokasi baik melalui media sosial atau pemberitaan hoax. (Alf)

tag: #wiranto  #partai-demokrat  #pdip  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  

Bagikan Berita ini :