Berita

Di Rembang, Sandi Kampanyekan Santripreneur

Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 11 Jan 2019 - 10:00:56 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

8IMG-20190111-WA0015.jpg.jpg

Sandiaga Uno (Istimewa) (Sumber foto : Istimewa)

REMBANG (TEROPONGSENAYAN) - Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan,  ekonomi umat dengan pemberdayaan pesantren dan santripreneur adalah program yang akan direalisasikan jika amanat menjadi pelayan masyarakat 2019-2024 di berikan padanya.

Hal ini disampaikan saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Wahdah di Jalan Sumber Girang No.12,  Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (11/1/2019). 

"Ini menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi Indonesia, yakni reformasi ekonomi umat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Untuk itu dibutuhkan Pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas dalam menjalankan program ini," terang Sandi. 

Menurut Sandi pesantren adalah sektor penting dalam ekosistem perjalanan  ekonomi bangsa ini. Dan peran yang begitu penting dalam menggerakkan ekonomi umat. 

Hingga kini peran itu masih terasa denyutnya. Beberapa pesantren sudah mandiri, berdiri sendiri dengan swasembada pangan, energi bahkan air. 

"Dalam perjalanan menyerap aspirasi, saya melihat beberapa  pesantren mampu mandiri memenuhi kebutuhan hidup para santrinya dengan memanfaatkan lahan yang ada. Dari sayur mayur, ikan, tebu hingga air. Bahkan ada yang menggunakan energi surya untuk memenuhi kebutuhan listrik pesantren tersebut," paparnya.

Menurut Sandi, 1 persen dari populasi Indonesia menguasai lebih 50 persen ekonomi. Dia berjanji akan Mengurangi ketimpangan yang ada. Kebijakan yang sangat liberal, membuat yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Utang semakin besar, dominasi asing, kepentingan asing semakin terasa. 

Mengurangi ketergantungan pada asing adalah dengan memberdayakan potensi ekonomi Indonesia.

"Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan Rp4.000 triliun. Indonesia  masih nomor lima. Ini adalah potensi besar bagi kita dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia Saya akan openi betul pesantren. Republik ini punya utang besar pada pesantren," ujarnya.

"Pesantren Insya Allah akan kami jadikan kawah candra di muka pemimpin bangsa ini dan mencetak para santri yang menciptakan lapangan kerja bukan mencari kerja," jelas Sandi. 

Sandi diterima dengan hangat oleh pemgasih Ponpes Al Wahdah Gus Affas Baidhowi. Hadir juga KH Najih Maimun Zuber dan KH. Wafi Maimun  dari Sarang, Gus Aam  Wahib Surabaya,  Gus Sholah Banyuwangi. (ahm)

 

tag: #sandiagauno  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :