Berita

PPP Akui Kehadiran Ma'ruf Amin Untuk "Membendung" Isu SARA ke Jokowi

Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 17 Jan 2019 - 12:30:58 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

893db30f9e-16ec-4513-9bf1-dfe7937cac25_169.jpeg.jpeg

Ma'ruf Amin (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wasekjen PPP Achmad Baidowi tak setuju dengan adanya anggapan bahwa keberadaan Ma'ruf Amin sebagai Cawapres pendamping Jokowi tak membuat dampak elektoral yang positif. 

Menurutnya, keberadaan Ma'ruf Amin justru dapat mempertahankan pemilih muslim agar tak lari dari Jokowi.

"Itu kalau ditanya faktor elektoralnya. Tapi tidak ditanyakan faktor Ma'ruf di pemilih muslim. Artinya kehadiran Ma'ruf bukan sebatas dimaknai untuk kenaikkan elektabilitas, tapi juga harus dilihat perannya mempertahankan pemilih muslim di Pak Jokowi," kata Baidowi saat dihubungi, Kamis (17/1/2019).

Baidowi mengatakan, keberadaan Ma'ruf Amin dapat menepis isu SARA yang dapat dimainkan oleh kubu lawan terhadap sosok Jokowi.

"Karena kalau bukan dengan Ma'ruf Amin maka isu SARA dan tudingan anti ulama dan anti Islam akan terus dimainkan. Namun dengan kehadiran Ma'ruf, tudingan-tudingan tersebut bisa terbantahkan. Sehingga efeknya elektabilitas Jokowi tetap di atas 50 persen," katanya.

PARA Syndicate sebelumnya menganalisis 12 hasil survei dari beberapa lembaga survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, selama periode Agustus hingga November 2018.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan, setelah mereka menarik regresi linear dari data-data 12 hasil survei tersebut, tren elektabilitas pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menunjukkan penurunan.

"Secara umum pergerakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dari bulan Agustus sampai November itu trennya turun," ujar Ari. (Alf)

tag: #maruf-amin  #pilpres-2019  #jokowi  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement