Bisnis

Menteri Rini: Program Kewirausahaan Pertanian Bakal Sejahterakan Petani

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 19 Jan 2019 - 13:46:14 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

27Rini.jpg.jpg

Menteri BUMN, Rini Soemarno (Sumber foto : Istimewa)

GARUT (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menyatakan Program Kewirausahaan Pertanian bakal mampu membantu mensejahterakan nasib para petani.

"Kami membuat program yang bisa meningkatkan pendapatan petani, karena kalau kita lihat ke daerah-daerah petani jual gabah harganya turun, sulit," kata Rini di Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019).

Selain itu, demi memajukan petani, Rini meminta perbankan BUMN agar memfasilitasi pembiayaan dengan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimulai di Sukamiskin, Garut.

Bahkan menurutnya, petani bukan hanya sekedar dibiayai, tetapi sejak awal proses tanam petani akan diupayakan dapat memnuhi kebutuhan, sehingga petani dapat berproduksi dengan baik.

"Caranya, kami ikuti dari musim tanam, misalnya irigasi sudah kurang baik, kami bikin cash for work buat irigasi dengan CSR BUMN," katanya.

Meski begitu, menurut Rini menjual gabah saja tidak akan  cukup karena setelah dipelajari  para petani justru mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi apabila gabah telah diproses menjadi beras.

"Setelah dipelajari perbankan memang produk padi itu, yang terbaik harus terproses jadi gabah, dikeringkan, kemudian dipipil jadi beras. Akhirnya bikin percontohan di Banyuresmi," tegasnya.

Selain itu, Rini juga akan menyatakan akan mengkolaborasikan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) dan juga Badan Usaha Milik Desa.

"Kami buat perusahaan bersama namanya Mitra Bumdes Nusantara. Ada Bulog, PPI Gapoktan, Bumdes ikut di situ, Gabah-gabah kami beli karena kami belum punya rice milling unit,” jelasnya.

Rini juga menyebutkan, nantinya 80 persen keuntungan Mitra Bumdes Nusantara akan diserahkan kepada petani dan 20 persen sisanya untuk BUMN.

"Biarpun kita memiliki 50 persen, 80 persen kita berikan kepada para petani. Memang ke depan pendapatan petani meningkat karena kalau hanya jual gabah biasanya margin kecil, kalau mereka dapat keuntungan produk akhir bisa lebih baik," katanya.

Tak berhenti di situ saja, Rini juga akan menginisiasi pembangunan pengisian bahan bakar di desa-desa karena akses masyarakat ke SPBU sangat jauh dan memakan biaya.

“Setelah kami survei untuk beli bensin jauh ke SPBU, kami juga akan sediakan wifi buat anak-anak muda," pungkasnya. (ahm)

tag: #menteri-bumn  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement