Berita

HNW: Dulu Takbir Dipakai Untuk Memberi Semangat kepada Para Pejuang

Oleh Bara Ilyasa pada hari Minggu, 10 Feb 2019 - 01:03:43 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1549735423.jpg

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW)--dua dari kanan--saat Sosialisasi Empat Pilar di Aula Masjid Al Ikhlas, jl. Raya Mandala I Menteng Dalam Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Jelang Pemilu Serentak 17 April 2019, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengajak Umat Islam berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan. 

Sebab, menurut HNW, ikut memilih dalam pemilu alias tidak golput merupakan salah satu upaya turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini, kata HNW, sebagaimana juga yang dilakukan para ulama dan pejuang muslim pada zaman dahulu, yang ikut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

"Negara ini lahir berkat perjuangan para ulama dan pejuang-pejuang lainnya, karena itu kita harus jaga agar bisa diwariskan pada generasi yang akan datang", jelas politisi senior PKS itu saat Sosialisasi Empat Pilar di Aula Masjid Al Ikhlas, jl. Raya Mandala I Menteng Dalam Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019).

Sosialisasi kepada masyarakat Tebet ini terlaksana berkat kerjasama MPR dengan Perguruan Silat Gerak Oray Indonesia. 

Bagi masyarakat Muslim, HNW melanjutkan, menjaga keutuhan NKRI, itu sangat penting. Terlebih, saat ini banyak anggota masyarakat yang mengalami ketakutan. Seperti halnya mereka takut terhadap takbir.

Padahal, setiap hari, umat Islam mengumandangkan adzan sebanyak lima kali. Selain itu, pada zaman perjuangan, takbir merupakan penyemangat bagi pejuang untuk terus maju, tanpa rasa takut dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

"Banyak yang masih salah mengartikan takbir. Padahal, dulu Bung Tomo mengumandangkan takbir untuk  memberi semangat kepada para pejuang, agar tak gentar menuju medan laga", kata HNW menambahkan. 

Pada kesempatan itu HNW juga mengingatkan agar umat Islam senantiasa menjaga persatuan. Jangan sampai terpecah belah, seperti negara Uni Soviet.

"Kebhinekaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah anugerah, dan itu harus disyukuri, dengan cara menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," pesan HNW. (Alf)

tag: #mpr  #pks  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement