Jakarta

TKN DKI Laporkan Pejabat Negara ke Bawaslu

Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 26 Feb 2019 - 20:57:22 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1551189442.jpg

TKN DKI Jakarta saat melaporkan pejabat orasi pada Munajat MUI 212 kemarin. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf DKI melaporkan pejabat negara yang berorasi di acara munajat 212 yang diselenggarakan di kawasan Monas pada 21 Februari 2019 lalu. Pejabat ini dianggap melanggar aturan dengan berkampanye untuk salah satu capres.

"Kami dari tim kampanye daerah melaporkan kejadian acara di Monas tanggal 21 Februari tahun 2019, (pukul) 20.00-23.00 WIB ada seorang pejabat tinggi negara ini belum waktunya kampanye sudah memberikan suatu statement mengarahkan pada salah satu calon capres," ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Prasetyo Edi Marsudi, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Senada dengan Prasetio, Koordinator TKN Jakarta Arif Bawono mengatakan pejabat negara yang berinisial ZH itu dianggap melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU.

Dia meminta, setiap pejabat negara memberi contoh baik kepada masyarakat dengan tidak melanggar UU Pemilu.

"Selaku pejabat negara harusnya memberikan contoh baik, terkait dengan berkampanye ini tapi ternyata beliau juga melakukan dugaan penyalahgunaan jabatan. Beliau selaku pejabat negara berkampanye di luar waktunya," katanya.

Dalam laporannya, kata Arief, ZH diduga melanggar pasal 283 dan 547 UU Pemilu No 7 tahun 2017. Sebab, saat acara munajat 212, pejabat negara itu menyatakan persatuan nomor 1. Tapi pejabat ini pun bertanya ke masyarakat, soal Presiden yang dijawab serempak nomor 2. (Alf)

tag: #jokowimaruf-amin  #pilpres-2019  #bawaslu  

Bagikan Berita ini :