Berita

Lagi, KPU Kota Cirebon Telusuri Dua WNA yang Masuk DPT Pemilu

Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 05 Mar 2019 - 01:44:56 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1551725096.jpg

Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

CIREBON (TEROPONGSENAYAN) --Polemik mengenai isu kepemilikan e-KTP oleh tenaga kerja asing (TKA) kembali bikin gaduh. Setelah beredar kabar TKA asal China di Cianjur memiliki e-KTP dan masuk DPT Pemilu 2019, kali ini kasus serupa kembali muncul di Kota Cirebon. Dimana, ada dua warga negara asing (WNA) terdaftar dalam DPT.

KPU pun bergerak cepat menelusuri temuan Bawaslu Kota Cirebon terkait dua warga negara asing (WNA) yang memiliki e-KTP terdaftar dalam DPT tersebut. Selama ini, KPU meyakini tidak ada WNA di Kota Cirebon yang memiliki e-KTP. 

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi menyebutkan jumlah WNA yang ada di Kota Cirebon mencapai 240 orang. Seluruh WNA tersebut, lanjut dia, tidak memiliki e-KTP.

"Dari hasil koordinasi dengan Disdukcapil Kota Cirebon untuk WNA itu ada 240 orang. Semuanya tak memiliki e-KTP. Karena tak memiliki e-KTP, maka tidak diragukan lagi, tidak terdaftar di DPT," kata Didi kepada wartawan, di gudang KPU Kota Cirebon, Jalan Pronggol Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (4/3/2019).

Namun, dia mengaku baru mendapat informasi terkait adanya dua WNA yang terdaftar di DPT. "Nanti kami akan cermati. Kami pelajari dulu, kalau iya temuan itu (WNA terdaftar di DPT) ada tentu kita akan mengambil langkah sesuai rekomendasi Bawaslu," ucapnya. 

Didi menuturkan pihaknya tidak akan menghapus kedua WNA yakni Yumiko Kashu asal Jepang dan Yap Soe Bok asal Cina jika benar terdaftar di DPT. Namun, menurut dia, pihaknya akan memberikan keterangan bahwa yang bersangkutan tak memenuhi syarat untuk memiliki hak memilih.

"Satu-satunya syarat untuk punya hak pilih itu ya warga negara Indonesia. Kita beri keterangan tak memenuhi syarat. Sama saja kaya orangnya sudah meninggal tapi terdaftar DPT, jadi diberi keterangan sudah meninggal," ujar Didi.

Diketahui, sebelumnya Bawaslu Kota Cirebon menemukan adanya dua warga negara asing (WNA) yang memiliki e-KTP tercatat sebagai pemilih pada Pemilu 2019 nanti. Kejanggalan daftar pemilih tetap (DPT) tersebut ditemukan saat Bawaslu Kota Cirebon melakukan verifikasi data. 

"Dari 215 WNA yang memiliki e-KTP di Kota Cirebon, dua di antaranya terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Ini berdasarkan hasil kroscek dari data Disdukcapil, sistem KPU, kemudian kita temukan," kata Ketua Bawaslu Kota Cirebon Mohamad Joharudin di gudang KPU Kota Cirebon, Jalan Pronggol Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (4/3/2019). (Alf)

tag: #kpu  #pemilu-2019  #bawaslu  

Bagikan Berita ini :