Bisnis

Total Aset BUMN Tembus Rp8.092 Triliun

Oleh Fitriani pada hari Rabu, 13 Mar 2019 - 10:22:11 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1552447331.jpg

Menteri BUMN Rini Soemarno (Sumber foto : ist)

BANDUNG (TEROPONGSENAYAN)--Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dalam empat tahun terakhir pertumbuhan BUMN sangat positif. Total aset menyentuh angka fantastis, Rp 8.092 triliun.

"Kondisi BUMN selama 4 tahun terakhir semakin kuat dan kokoh seiring kinerja yang terus bertumbuh sebagaimana laporan kinerja BUMN sepanjang tahun 2018. Sampai dengan 31 Desember 2018, total aset BUMN telah menembus angka Rp8.092 triliun, naik signifikan dari capaian 2015 sebesar Rp5.760 triliun dengan total laba yang terus bertumbuh mencapai Rp 188 triliun dari sebelumnya Rp 150 triliun pada tahun 2015," kata Rini dalam keterangan pers, Selasa (12/3/3019).

Kontribusi BUMN terhadap APBN pun melonjak menjadi Rp422 triliun, naik Rp119 triliun jika dibandingkan tahun 2015 yang tercatat Rp303 triliun. Besarnya kontribusi BUMN dalam pembangunan infrastruktur terlihat dari capex BUMN yang meningkat sepanjang 2018 yakni Rp487 triliun, lebih tinggi dari sebelumnya Rp221 triliun pada tahun 2015.

Berbagai proyek menghubungkan Nusantara telah dilakukan oleh BUMN dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, melalui peningkatan konektivitas darat, laut dan udara. Di darat, BUMN telah berperan dalam reaktivasi rel kereta Jawa Barat sepanjang 178,8 km, LRT Palembang, LRT Jabodebek serta merealisasikan pembangunan dan pengoperasian jalan tol baru sepanjang 782 km.

Di laut, BUMN sendiri mendukung peningkatan konektivitas laut dengan pembangunan 27 pelabuhan baru dan 100 kapal pendukung tol laut serta peningkatan Dwelling Time menjadi 3 hari dari semula 7 hari pada 2014. BUMN juga telah membangun 10 bandara baru guna mendukung konektivitas udara.

"BUMN turut berperan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi di 458 kota dan kabupaten, layanan yang memungkinkan 79 ribu desa terjangkau sinyal serta mendukung pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi hingga 97,2% dan perwujudan BBM Satu Harga di 123 lokasi di seluruh Indonesia," terangnya.

Dalam merealisasikan program pemerintah, Rini menambahkan, BUMN bersama Kementerian Pertanian (Mentan), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Kementerian Sosial (Mensos) tercatat telah melakukan sejumlah kegiatan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Di sisi kemandiran ekonomi, BUMN turut berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui penyaluran KUR senilai total Rp113,9 triliun kepada 4,3 juta nasabah. Di sampingg itu juga melakukan pembinaan ekonomi keluarga sejahtera “Mekaar” yang menjangkau 276 kabupaten dengan total nilai penyaluran sebesar Rp16,4 triliun kepada 4,2 juta nasabah ultra mikro.

Dalam mendukung pengembangan UKM, BUMN telah mendirikan Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang tersebar di 209 lokasi. Upaya ini bertujuan menaikkan kelas ekonomi pelaku UMKM dengan jumlah binaan saat ini 12.522 pelaku.

"Soliditas dan sinergitas antar BUMN harus dimulai dari puncak pimpinan tertinggi masing-masing perusahaan agar memberikan contoh untuk diikuti hingga pekerja di lapangan. BUMN yang bergerak dalam satu industri yang sama sekalipun harus mampu memahami semangat sebagai satu keluarga yang saling bahu membahu mencapai hasil yang lebih besar," jelasnya.(plt)

tag: #menteri-bumn  #bumn  

Bagikan Berita ini :