Berita

Isu Tenaga Kerja Bakal Panaskan Debat Ketiga Pilpres

Oleh ferdiansyah pada hari Jumat, 15 Mar 2019 - 07:48:49 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1552610929.jpg

Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pengamat ekonomi Eko Listiyanto memperkirakan isu-isu ketenagakerjaan akan meramaikan debat ketiga pemilu presiden (pilpres) pada 17 Maret 2019.

"Kemungkinan besar soal isu tenaga kerja dari sisi calon Wakil Presiden nomor urut 01 akan lebih banyak menyampaikan capaian-capaian, seperti target 10 juta lapangan kerja yang kemungkinan besar bisa dicapai dan prestasi yang bisa dibanggakan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) itu menjelaskan bahwa kalau Cawapres nomor urut 02 akan masuk dari sisi permintaannya. Hal-hal mengenai kesempatan kerja dan lowongan kerja yang minim akan menjadi kritik yang harus diantisipasi.

"Sebetulnya, kalau saya melihat konsep kedua cawapres ini secara umum saling melengkapi, karena yang satu menawarkan wacana mengenai kartu prakerja dan lain-lain yang sebetulnya merupakan kebijakan-kebijakan sisi suplai. Sedangkan sisi permintaanya yang dibutuhkan itu kurang dieksplorasi. Saya rasa dari Cawapres 02 akan masuk dari upaya-upaya untuk bisa menciptakan lapangan kerja," tutur Eko usai konferensi pers tentang Pemanasan Jelang Debat Ketiga: Menyelesaikan Masalah Struktural Ketenagakerjaan.

Dia juga menambahkan data jumlah tambahan pekerja akan menjadi isu pembahasan lainnya terkait ketenagakerjaan, yang meramaikan debat ketiga tersebut.

Debat ketiga pilpres akan digelar pada Minggu (17/3/2019), sebagai bagian dari rangkaian lima tahap debat pilpres. 

Tidak seperti debat-debat sebelumnya, debat ketiga ini hanya akan menghadirkan cawapres dari kedua pasangan calon. Debat ketiga pilpres nanti akan membahas isu-isu seperti ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan budaya.(plt)

tag: #  

Bagikan Berita ini :