Berita

Paripurna Tak Kuorum, Pengamat: Ketua Rapat Tidak Paham Tata Tertib Sidang

Oleh Fitriani pada hari Selasa, 19 Mar 2019 - 22:10:36 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1553014689.jpeg

Ilustrasi Sidang Paripurna DPR RI (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Publik kembali dibuat prihatin dengan kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna dengan pembahasan uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Mahkamah Konstitusi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Sebanyak 293 anggota DPR tercatat menandatangani daftar hadir, dan 243 anggota izin. Sementara pantauan di lapangan hingga pukul 11.00 pagi hanya 24 kursi yang terisi.

Menanggapi kondisi sepinya rapat pembuka sidang ke 14 masa sidang IV DPR, analis politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah merasa heran, ia berasumsi ketua sidang tidak memahami tata tertib sidang.

"Kuorum tidak berdasarkan daftar kehadiran di atas kertas, sidang tidak mungkin dilanjutkan dengan puluhan anggota, sementara populasi legislatif itu sebanyak 536. Jika tetap dipaksa kemungkinan pimpinan sidang tidak paham tata tertib," ujar Dedi, kepada TeropongSenayan.

Dedi meyakini iklim politik parlemen tersebut imbas dari sistem yang tidak ideal, terutama fungsi partai politik di parlemen yang justru bertentangan dengan konsep tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

"Sadar atau tidak, anggota parlemen tidak pernah benar-benar mewakili publik, mereka secara sistem politik mewakili parpol. Itulah salah satu sebab tatakelola politik parlemen seperti ini, terlebih saat ini adalah waktu berkampanye untuk 17 April, tentu ada anggapan lebih baik di Dapil daripada di ruang sidang," jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi juga menyoroti ketidakhadiran Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dalam kasus sepinya rapat paripurna ini.

"MKD seharusnya lebih berperan dalam mengatur etika politik parlemen, sehingga hal semacam ini tidak terlalu sering terjadi" ungkapnya. (Alf)

tag: #dpr  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement
JakOne Mobile

Advertisement