Bisnis

Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp800,3 Miliar pada 2018

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Jumat, 22 Mar 2019 - 14:46:49 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1553240809.jpg

Bank DKI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kinerja keuangan Bank DKI untuk tahun buku 2018 menunjukkan tren positif karena berhasil membukukan laba bersih per Desember 2018  sebesar Rp800,3 miliar.

Dengan kata lain, laba bersih yang dibukukan ini berhasil meningkat 12,4 persen dibandingkan laba bersih pada periode yang sama 2017 yang sebesar Rp712,2 miliar.

"Pencapaian laba bersih didorong peningkatan pendapatan operasional bank yang didominasi oleh pertumbuhan fee based income sebesar 26,2 persen di sepanjang 2018," kata Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo di Jakarta, Jumat (22/3/2018).

Dalam pemaparan kinerja keuangan 2018, Sigit Prastowo menyatakan secara umum, pada  2018 Bank DKI mampu mencatatkan pencapaian kinerja yang baik sesuai dengan yang diharapkan.

Kinerja positif juga tercermin pada realisasi penyaluran kredit yang melampaui target, pasalnya sepanjang 2018 pertumbuhan kredit Bank DKI mencapai 27,9 persen, dari Rp27,1 triliun pada 2017 menjadi Rp34,7 triliun.

Pertumbuhan tersebut berada jauh di atas pertumbuhan rata-rata perbankan nasional yang tercatat sebesar 12,9 persen pada 2018.

"Pertumbuhan tersebut merupakan refleksi dari tema utama kebijakan strategis yang diusung Bank DKI pada 2018 yakni Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas," ujarnya.

Sigit mengatakan peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan terutama difokuskan kepada segmen mikro yang meningkat cukup signifikan pada 2018 sebesar 49,7 persen.

Walhasil, kualitas aset yang dimiliki juga dapat terjaga dengan baik, ditandai dengan perbaikan rasio non-performing loan (NPL) 2018 yang tercatat sebesar 2,7 persen dan 1,6 persen dari sebelumnya sebesar 3,8 persen dan 2,3 persen.

"Pencapaian tersebut tentunya merupakan hasil dari berbagai upaya-upaya perbaikan yang dilakukan  sepanjang  2018," ujar Sigit.

Sementara itu, mengenai penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK),  sepanjang  2018 Bank DKI lebih mengutamakan optimalisasi fungsi intermediasi dengan meningkatkan rasio simpanan dengan pinjaman loan to deposit ratio (LDR) pada titik yang optimal, sehingga menjaga tingkat profitabilitas perseroan.

DPK Bank DKI per Desember 2018 tercatat sebesar Rp37,3 triliun yang didorong oleh pertumbuhan tabungan sebesar 34,4 persen.

"Ke depan, peningkatan dana murah baik tabungan dan giro akan terus menjadi fokus utama Bank DKI dalam melakukan aktivitas penghimpunan DPK," tambah Sigit.

Dengan begitu, per Desember 2018, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp53,0 triliun atau meningkat 3,1 persen dari Rp51,4 triliun pada tahun sebelumnya. (ahm)

tag: #bank-dki  

Bagikan Berita ini :