Bisnis

TINGGAL MENUNGGU ABA-ABA PUSAT

Tak Lama Lagi, Kediri Bakal Punya Bandara

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 23 Mar 2019 - 13:25:46 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1553322346.jpg

Maket Bandara Kediri (Sumber foto : Istimewa)

KEDIRI (TEROPONGSENAYAN) -- Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyatakan hanya tinggal menunggu aba-aba pemerintah pusat (Jakarta) buat membangun bandara.

"Ini tinggal menunggu pusat. Kalau kami sudah siap, kapanpun dilaksanakan," kata Wakil Bupati Kediri, Masykuri di Kediri, Sabtu (23/3/2019).

Hingga saat ini, lanjut dia, terkait administrasi rencana groundbreaking Bandara Kediri juga belum diterima oleh pemkab, namun jika nanti surat sudah turun, pemkab siap untuk membantu.

"Ini belum turun, jika sudah nanti dari sana langsung ada perintah dan jika dilaksanakan kami siap. Artinya, kami siap diperintah kapanpun," kata dia.

Sementara itu, terkait pembebasan lahan, Wabup mengatakan saat ini tinggal sedikit lagi terselesaikan, sekitar 5 persen atau di bawah 50 hektare.

“Pembebasan tanah dinilai sudah mencukupi, tinggal groundbreaking saja yang rencananya dilakukan pada Maret 2019,” ujarnya.

Rencananya, Proyek ini sudah menjadi proyek strategis nasional yang akan dilaksanakan oleh PT Gudang Garam, Tbk Kediri.

Pasalnya, Bandara Juanda Surabaya diyakini akan kelebihan kapasitas pada 2020, sehingga harus dibangun runway (landas pacu) ketiga, sayangnya lantaran diduga sulit terealisasi maka dialihkan dengan membangun bandara baru di Kediri.

Bandara di Kabupaten Kediri nantinya akan dibangun dengan runway seluas 3.200 meter, sehingga pesawat berbadan lebar bisa mendarat.

Dengan begitu, diharapkan bandara ini bisa menjadi salah satu alternatif kargo, termasuk nantinya untuk memfasilitasi pemberangkatan jamaah umrah.

"Pemkab memfasilitasi karena ini murni dari CSR (Corporate Social Responsibility) Gudang Garam. Ini proyek strategis nasional, karena pada 2020 Bandara Juanda sudah overload," ujarnya. (ahm)

tag: #proyek-infrastruktur  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement