Berita

Golkar Yakin Kasus OTT Bowo Tak Akan Berpengaruh ke Partai

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 01 Apr 2019 - 14:58:38 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1554105518.jpg

Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menyakini kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bowo Sidik Pangarso tidak akan mempengaruhi elektabilitas partai di Pemilu 2019. Kasus Bowo disebut murni kasus pribadi.

"Saya pikir Pak Bowo urusan pribadi, hanya bagian kecil dari 7 orang yang ada di situ. Jadi Pak Bowo biarkan selesaikan urusan pribadi, kami tetap menjaga elektabilitas Golkar yang cenderung naik," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Lodewijk pun menegaskan bahwa kasus anggota Komisi VI DPR itu tidak ada kaitanya dengan partai. Ia juga mengaku, dalam kasus itu tidak ada perintah partai kepada kader-kadernya untuk melakukan serangan fajar pada 17 April nanti.

"Sebenarnya kita semua partai sepakat bahwa kita mau melaksanakan pemilu bermartabat dan berintegritas," katanya.

Sebelumnya, KPK menemukan kardus-kardus berisi uang milik Bowo Sidik Pangarso, di sebuah perusahaan. Perusahaan yang dimaksud yaitu PT Inersia yang berlokasi di Jalan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Uang yang diduga untuk serangan fajar itu disita oleh KPK. 

Ada sebanyak 84 buah kardus berisikan uang dugaan suap senilai Rp 8 miliar. Uang dalam bentuk pecahan Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu tersebut berada dalam 400 ribu amplop putih.

KPK menduga uang tersebut akan digunakan politikus Golkar ini untuk serangan fajar di 2019. Terungkap pula, bahwa Inersia sendiri merupakan perusahaan milik Bowo Pangarso.

"‎Yang di amplop ini ditemukan di satu tempat, di satu ruangan yaitu di PT Inersia," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, Jumat (29/3).

Basaria menjelaskan, berdasarkan pengakuan dari Bowo, sebanyak 84 kardus berisi uang Rp 8 miliar tersebut akan digunakannya untuk kepentingan pribadi. Yakni, untuk maju sebagai caleg anggota DPR Dapil Jawa Tengah II.

"Untuk sementara dari hasil pemeriksaan tim kita, beliau mengatakan, ini memang dalam rangka kepentingan logistik pencalonan dia sendiri sebagai anggota DPR," terangnya. (Alf)

tag: #partai-golkar  #kpk  #pemilu-2019  

Bagikan Berita ini :