Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 18 Jul 2019 - 19:57:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Kinerja Tak Signifikan, Busyro Muqoddas: Anggota TGPF Novel Jangan Ditentukan Istana

tscom_news_photo_1563454663.jpg
Mantan pimpinan KPK, Busyro Muqoddas. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan pimpinan KPK, Busyro Muqoddas buka suara perihal Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan yang menimpa penyidik senior KPKNovel Baswedan. Dia mengaku sejak awal sudah memprediksi hasil TPF kasus NovelBaswedan tak akan memuaskan.

Kini, dia mendesak dibentuk TGPFdengan sejumlah syarat. Termasuk penunjukan anggota bukan dari istana.

Busyro mengritik kinerja aparat kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus Novel. Meskipun Polri sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF), namun faktanya tim tersebut gagal mengungkap dalang penyerangan tersebut.

"Kami sudah memprediksi sejak awal dibentuknya TPF oleh Polri ini, sehingga kami tidak kaget (dengan kinerja TPF)," papar kata Busyro kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (18/7/2019).

Kini, lanjut Busyro, satu-satunya jalan untuk mengungkap kasus Novel hanyalah dengan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk sendiri oleh Presiden Jokowi. Namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan.

"Kalau soal legalitas ini (saya) tetap meminta Presiden bentuk TGPF. Tapi dengan catatan serius. Kalau bentuk TGPF, kalau Presiden mau, unsur masyarakat sipilnya jangan ditentukan oleh istana," tegasnya.

"Kami sulit percaya. Serahkan pada kami unsur masyarakat madani, koalisi antikorupsi. Serahkan, beri waktu seminggu untuk mencari sendiri, nah itu. Itu bentuk penghormatan terhadap masyarakat sipil," pungkas Busyro. (Alf)

tag: #kpk  #polri  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Jawa Tengah Siapkan Skenario Arus Mudik Nekad yang Bisa Capai 4,6 Juta Orang

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 13 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan keputusan pelarangan mudik dari pemerintah pusat sudah tepat. Sebab, dari pengalaman sebelumnya selalu terjadi lonjakan ...
Berita

Himbauan Kemenkes tentang Tata Cara Tarawih

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski pemerintah membolehkan shalat tarawih, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat. "Diimbau tidak membawa anak berusia di bawah 10 tahun Atau untuk ...