Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 05 Des 2019 - 15:32:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Formatur Tunggal, Akankah Kubu Bamsoet Diakomodir Airlangga?

tscom_news_photo_1575534738.jpeg
Airlangga Hartarto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Politikus Partai Golkar Azis Syamsuddin memastikan gerbong Bambang Soesatyo akan diakomodir oleh Airlangga Hartarto untuk masuk dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar.

"Pasti diakomodir," kata Azis di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Namun, kata Azis, semua itu diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto yang menjadi formatur tunggal.

"Itu kita serahkan kepada Ketum sebagai formatur tunggal," ucap pimpinan DPR RI ini.

Sementara itu, Ahmadi Noor Supit dari kubu Bamsoet menunggu konsistensi Airlangga yang akan merangkul semua pihak termasuk orang-orang yang mendukung Bamsoet kemarin.

"Ya kita tunggu aja kan dia sekarang dapat mandat penuh sebagai formatur tunggal," pintanya.

Supit juga mengungkapkan, sudah ada perjanjian antara Bamsoet dan Airlangga mengenai struktur kepengurusan DPP ini.

"Iya lah. Kita tunggu saja. Kan sudah disampaikan juga pada saat pidato pembukaan ada rekonsiliasi. Tinggal realisasi saja apa benar, apa enggak," ucapnya. (ahm)

tag: #airlanggahartarto  #bamsoet  #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Sertifikasi Halal Selama 30 Tahun Oleh MUI Dinilai Tak Transparan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 08 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama menyebutkan bahwa sertifikasi halal oleh MUI selama 30 tahun lebih tanpa ...
Berita

Demokrat Minta Pendukung Jokowi Tidak Kebakaran Jenggot Dengan Pernyataan Ibas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon mengatakan kalau parpol pendukung Jokowi jangan kebakaran jenggot dengan pernyataan Waketum Edhie Baskoro Yudhoyono ...