Oleh Sahlan_ake pada hari Rabu, 08 Jan 2020 - 23:15:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Aliran Uang Jiwasraya Masuk ke Dana Kampanye Jokowi-Maruf, Wapres: Kita Tunggu Saja

tscom_news_photo_1578500129.jpg
Presiden Jokowi Kiri bersama Wakil Presiden Maruf Amin Kanan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil PresidenMa"ruf Aminmengelak aliran uang dariJiwasrayamasuk ke dana kampanye bersama Presiden Joko Widodo padaPilpres 2019.

Maruf menilai isu itu sengaja dimainkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Ma"ruf menanggapi tudingan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono.

"Itu (isu) gorengan itu," kata Ma"ruf di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Mantan Ketua Umum MUI itu meminta masyarakat tak mudah percaya dengan isu tersebut. Ia meminta publik bersabar lantaran Kejaksaan Agung tengah memproses kasus ini.

"Kita lihat saja nanti, Kejaksaan agung yang selidiki ke mana aliran uang itu. Ya kita tunggu sajalah," kata ia.

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono, beberapa waktu lalu, mengatakan penyelidikan terhadap mantan Direktur Keuangan PT. Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo perlu dilakukan karena sempat menjadi tenaga ahli keuangan di Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Arief dalam keterangan tertulis kepadamediamengatakan, "Jangan sampai ada dana Jiwasyara yang dibobol mantan direksi itu untuk disalurkan sebagai dana pemenangan kampanye Pilpres 2019."

Dalam pernyataannya, Arief meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih kasus dugaan korupsi Jiwasraya yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung.

Alasan Arief Poyuono memunculkan dugaan tersebut lantaran mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Harry Prasetyo pernah menjadi tenaga ahli utama di Kantor Staf Presiden (KSP).

Harry diketahui pernah menjadi Tenaga Ahli Utama Kedeputian III bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Ekonomi Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP).

Nama Harry termasuk dalam daftar pencegahan ke luar negeri yang diajukan Kejagung ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (Dbs)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Wisatawan ke Yogya Harus Bawa Keterangan Sehat

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wisatawan yang akan berkunjung Kota Yogyakarta harus membawa keterangan sehat. “Silahkan berkunjung ke Yogyakarta, tetapi pastikan bahwa anda dalam kondisi yang sehat. ...
Berita

Akademisi UBK Ini Sebut UU Cipta Kerja Menjebol UUD 1945

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Akademisi Hukum dari Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra menilai, tujuan UU Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktober lalu, niatnya baik. Menurutnya, jika ...