Oleh Aries Kelana pada hari Senin, 23 Mar 2020 - 22:35:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Kemenkes Gandeng Grab dan Good Doctor Buka Layanan Khusus Skrining COVID-19

tscom_news_photo_1584977705.JPG
Penandatangan kerjasama Kemenkes-Grab-Good Doctor (Sumber foto : Kemenkes)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Untuk menghambat penyebaran COVID-19 yang makin meluas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak sejumlah usaha swasta. Kali ini Kemenkes mengajak Grab Indonesia dan Good Doctor Technology Indonesia (GDTI).

Mereka menandatangani Perjanjian Kerja Sama di Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarat Selatan Senin (23/3/2020).

Kedua mitra Kemenkes dipercaya melakukan skrining risiko infeksi COVID-19 melalui sistem telekonsultasi langsung dengan mitra dokter yang siaga 24 jam 7 hari full. Skrining ini diharapkan bisa membantu mengindikasi masyarakat dengan risiko COVID-19 rendah, sedang, maupun tinggi.

Setelah itu diberikan rekomendasi lebih lanjut oleh mitra dokter sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19 yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

drg. Oscar Primadi, MPH. Sekretaris Jenderal Kemenkes mengatakan bahwa layanan tanya jawab online langsung dengan mitra dokter 24/7 serta bebas biaya yang diberikan GrabHealth powered by Good Doctor akan menjadi langkah pemeriksaan awal yang penting untuk mengidentifikasi risiko COVID-19 pada masyarakat.

“Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan kemudian memenuhi faskes seperti puskesmas atau rumah sakit yang justru bisa menambah risiko terpapar dengan COVID-19,” ujarnya.

“Kementerian pun menganjurkan masyarakat untuk memanfaatkan smartphone mereka dan mengakses layanan konsultasi dengan dokter secara online dari rumah,” sambung Oscar.

Semua mitra dokter Good Doctor mendapatkan bekal secara langsung dengan satu pedoman konsultasi yang terstruktur, bekal rekomendasi medis yang akurat, dan berbagai informasi terkini mengenai wabah COVID-19 dari Kemenkes.

Apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko rendah atau sedang, maka mitra dokter dapat menganjurkan pengguna untuk melakukan isolasi diri sendiri.

Namun, apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko tinggi, maka mitra dokter dapat merekomendasikan pengguna yang bersangkutan untuk 2 melakukan pemeriksaan di rumah sakit yang memiliki kemampuan penanganan COVID-19.

Layanan GrabHealth powered by Good Doctor ini untuk sementara hanya dapat diakses oleh para pengguna Grab di Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya,Malang, Sidoarjo, Bali (Denpasar), Medan, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Manado.

tag: #kementerian-kesehatan  #corona  #good-doctor  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Tol Japek II Elevated Diganti Nama Tol Layang Sheikh MBZ, Inilah Profilnya

Oleh Rihad
pada hari Senin, 12 Apr 2021
Beredar kabar Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated diganti nama  Tol Layang MBZ (Sheikh Mohamed Bin Zayeb). Di mana dalam rangka pergantian nama tersebut, akan dilakukan penutupan ...
Berita

Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Hanya 10 Rakaat

Pemerintah Arab Saudi akan mempersingkat rakaat salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menjadi 10 rakaat dari 20 rakaat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Kepala ...