Oleh Alfin Pulungan pada hari Rabu, 15 Apr 2020 - 12:28:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Sarbumusi: Tidak Seharusnya Kemenko Perekonomian Kelola Kartu Pra Kerja

tscom_news_photo_1586928364.jpg
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Presiden DPP Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Syaiful Bahri Anshori menyatakan tidak seharusnya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mengelola dan mengawal program Kartu Pra-Kerja.

Pasalnya, kata dia, Kartu Pra-Kerja yang ditargetkan mampu menjaring 5,6 juta jiwa ini tidak sesuai dengan target awal yang diprioritaskan pada mereka yang benar-benar tidak memiliki pekerjaan.

"Itu tidak sesuai dengan target awal yang diprioritaskan pada mereka yang tidak bekerja. Ini diberikan kepada Kemenko Perekonomian, seharusnya diberikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Karena Menaker yang dapat menjangkau buruh dan serikat pekerja," kata Syaiful Bahri Anshori saat dihubungi, Rabu (15/4/2020).


TEROPONG JUGA:

> Sangat Disayangkan, Situs Daftar Kartu Pra Kerja Masih Suka Error

> Ruang Guru Jadi Mitra Pemerintah Untuk Program Kartu Prakerja, Demokrat Desak Jokowi Segera Bertindak

> HIPMI Merasa Terbantu oleh Kartu Pra Kerja


Dia mencontohkan program yang sudah diluncurkan oleh pemerintah pekan lalu ini tidak sesuai dengan target awal. Para pendaftar menggunakan jalur belakang atau orang dalam agar menjadi peserta Kartu-Pra Kerja. Padahal akhirnya, yang diprioritaskan serta yang berhak mengikuti program ini justru tidak bisa mendaftar, seperti pengangguran dan lulusan baru.

Sebab itu, Kartu Pra Kerja ini harus di evaluasi pelaksanaannya di Kemenko Perekonomian. Apalagi situs resmi pendaftaran Kartu Pra-Kerja di laman prakerja.go.id masih sulit diakses.

"Cara rekruitmen cari orang berhak dapat itu. Kalau tidak seperti itu maka banyak tidak tepat sasaran. Bukan kurangi pengangguran, justru memperbanyak pengangguran dan nambah masalah," pungkasnya.

tag: #kartu-pra-kerja  #airlangga-hartarto  #sarbumusi  #kemenko-perekonomian  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ajak Masyarakat Pernah Positif Corona Donorkan Plasma Darah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 08 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP I Nyoman Parta mengajak, masyarakat yang pernah positif covid-19 untuk menjadi pendonor plasma darah bagi masyarakat  yang ...
Berita

Sejalan dengan Muhammadiyah, Jazuli: Agama Menjadi Bagian Integral dari Visi Pendidikan Nasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengapresiasi dan mendukung kritik yang dilontarkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir terhadap Peta Jalan Pendidikan Nasional ...