Oleh Givary Apriman pada hari Jumat, 17 Apr 2020 - 13:09:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Ruangguru Aplikator Kartu Prakerja, Said Didu Tepok Jidat dan Sebut Nepotisme Dipertontonkan

tscom_news_photo_1587102349.jpg
Said Didu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ruangguru dijadikan mitra pemerintah sebagai apilkator untuk program kartu prakerja dengan anggaran mencapai Rp 5,6 Triliun.

Seperti yang diketahui kalau ruangguru adalah perusahaan milik salah satu staff khusus milenial Presiden Jokowi Belva Devara.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi Said Didu terkejut dengan pemberian proyek senilai Rp 5,6 triliun ke perusahaan yang pemiliknya saat ini telah menjadi pejabat publik dan melahirkan polemik ditengah masyarakat.

Said mengakui baru kali ini melihat pemerintahan mempertontonkan nepotisme kepada publik. Proyek tersebut mengindikasikan ada upaya memanfaatkan kekuasaan di tengah merebaknya wabah virus corona.

"Baru pertama kali ini saya melihat ini dipertontonkan secara terbuka nepotisme terjadi di ruang istana secara terbuka. Ini sangat telanjang memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan perusahaan orang Istana," ujar Said Didu lewat rilisnya, Jumat (17/04/2020).

Mantan Sekretaris Menteri BUMN tersebut menyayangkan hal tersebut karena melanggar kode etik secara publik dan menurutnya etika berada diatas hukum.

"Etika itu di atas hukum, saya kasih contoh, saya kedatangan tamu saya penguasa menyewa mobil dari saudara saya, itu sudah melanggar etika," imbuhnya.

Said mengatakan kalau pejabat publik itu tidak lepas dari hukum dan etika, menjadi masalah bila pejabat pemerintahan mendapatkan proyek yang berkorelasi langsung dengan perusahaannya.

"Pejabat publik itu diikat oleh dua hal hukum dan etika, kecuali bukan pejabat publik, kalau di luar ya nggak masalah silakan saja dapat proyek," pungkasnya.

tag: #said-didu  #stafsus-milenial  #jokowi  #kartu-pra-kerja  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ketum DEIT,  Annar Sampetoding:Penangkapan Nurdin Abdullah  Mencoreng Nama Baik Bugis – Makassar

Oleh Ariful Hakim
pada hari Minggu, 28 Feb 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) selain mengejutkan juga mencoreng nama baik warga Sulawesi Selatan. Demikian ...
Berita

Soal Investasi Miras, PKS : Kontradiktif dengan Visi SDM Jokowi

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Politikus Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Mardani Ali Sera, meminta kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menerbitkan Peraturan Presiden mengenai izin ...