Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 12 Mei 2020 - 20:45:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Refly Harun : Pemerintahan Jokowi Cenderung Bungkam Lawan Politik

tscom_news_photo_1589286454.jpg
Refly Harun (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan bahwa pemerintahan era Jokowi patut diwaspadai karena cenderung membungkam lawan politiknya.

Secara blak-blakan, Refly membeberkan beberapa kebijakan buruk di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia pun kembali mengungkit revisi undang-undang KPK yang sempat menuai pro kontra, menurutnya banyak kritik masyarakat yang justru dibungkam melalui banyak hal.

“Yang menjadi persoalan itu adalah kalau kebijakan itu adalah kebijakan yang koruptif, kebijakan yang ditunggangi oleh free riders, kebijakan yang ditunggangi oleh penumpang gelap,” kata Refly dalam keterangan yang diterima Teropong Senayan, Selasa (12/05/2020).

Refly bahkan secara terang-terangan menyebut para pengkritik kini bahkan terancam akan dikriminalisasi jika terus nekat meyampaikan kritikan.

“Ini biasanya tidak hanya kebijakannya itu buruk, tapi siapa yang mengiritik kebijakan tersebut malah akan dihantam balik," ucapnya

“Bahkan bisa sampai dikriminalisasi," tambahnya.

Refly lantas kembali mengungkit revisi undang-undang KPK, 2019 lalu sebab menurutnya tak ada satupun pakar setuju dengan kebijakan yang disebutnya buruk itu.

“Saya contohkan kebijakan yang buruk itu misalnya kebijakan revisi undang-undang KPK, tidak ada pakar hukum yang mengatakan revisi undang-undang KPK itu tidak memerlemah KPK dan pemberantasan korupsi.” bebernya.

Lebih lanjut, Pakar Hukum Tata Negara itu memaparkan sejumlah risiko yang menghadang para aktivis saat menyampaikan kritikannya terhadap pemerintah.

“Tapi kita tahu semakin kita menyerang maka semakin kita akan diserang,” paparnya.

Refly juga menyoroti sejumlah aktivis yang dulu vokal terhadap kebijakan pemerintahan sebelumnya justru kini menjadi bagian yang ingin membungkam para pengkritik.

“Bahkan kadang-kadang yang menyedihkan menurut saya adalah aktivis-aktivis society, aktivis-aktivis pro demokrasi dan anti-korupsi yang dulu sangat keras meneriakkan perjuangan anti-korupsi, justru menjadi bagian dari mereka yang justru ingin membungkam pengkritik,” pungkasnya.

tag: #refly-harun  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Soal PP Statuta UI, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham: Semua Pihak Harus Tenang dan Objektif

Oleh La Aswan
pada hari Sabtu, 24 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Freddy Harris menduga ada permainan politik di balik isu rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. Freddy ...
Berita

DPR Minta Aparat Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad meminta polisi menyelidiki kosongnya obat-obatan terapi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Dasco menanggapi ...