Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 07 Agu 2020 - 23:15:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Tujuh Rumah Sakit BUMN Dilebur Jadi Holding

tscom_news_photo_1596816928.jpg
Erick Thohir Menteri BUMN RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan
tujuh BUMN pemilik Rumah Sakit BUMN dalam rangka pembentukan holding rumah sakit
BUMN yang diadakan di Synergy Lounge Kementerian BUMN, Jakarta Pusat pada Jumat
(7/8/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Budi
Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, serta para Direktur BUMN.

Dalam sambutannya, Menteri Erick mengatakan, Penandatanganan akta jual beli ini
merupakan tindaklanjut dari pengembangan Rumah Sakit BUMN secara bersama dalam gup
IHC yang berpotensi untuk meningkatkan peran dalam ketahanan kesehatan nasional melalui
4 objektif strategis.

Yaitu, penyediaan layanan kesehatan berkualitas, peningkatan jaringan dan
skala, pengembangan kapabilitas dan inovasi, serta integrasi dan kolaborasi ekosistem
kesehatan nasional.

“Dengan semangat yang sama, yaitu Memudahkan dan Melayani masyarakat Indonesia, saya
berpikir bahwa seharusnya seluruh RS milik BUMN dapat dikelola secara profesional dan
transparan, dan dipimpin oleh orang yang memiliki expertise di bidang kesehatan. Ini semua
sesuai dengan Value of Synergy and Value of Creation dan dapat menuju Go Global yang
ditempuh dengan pertukaran tenaga medis ke luar negeri sebagai transfer knowledge,” ujar
Menteri Erick.

Kegiatan yang merupakan aksi korporasi ini merupakan bagian dari roadmap pembentukan
Holding RS BUMN yang telah dimulai sejak tahun 2018 melalui pengambilalihan saham
mayoritas Rumah Sakit Pelni.

Sebelumnya, pada 30 Juni lalu Pertamedika IHC secara resmi
mengambil alih saham 7 Rumah Sakit BUMN sebagai bentuk tindak lanjut dari rencana Menteri
BUMN Erick Thohir untuk mengkonsolidasikan rumah sakit BUMN ke dalam holding.

Adapun 7 Perusahaan BUMN tersebut adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai
pemegang saham PT Krakatau Medika; PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebagai
pemegang saham PT Rumah Sakit Pelabuhan; PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai
pemegang saham PT Pelindo Husada Citra; PT Perkebunan Nusantara X sebagai pemegang
saham PT Nusantara Medika Utama.

Dalam menghadapi rangkaian proses aksi korporasi,
Pertamedika IHC didampingi oleh PT Danareksa Sekuritas beserta konsultan pendukung
lainnya.

Pertamedika IHC selaku holding rumah sakit BUMN akan menempati peringkat dua grup rumah
sakit dengan jaringan terbesar di Indonesia dengan jumlah lebih dari 4500 tempat tidur.

Pembentukan holding rumah sakit BUMN yang memasuki fase 2 ini telah meningkatkan jumlah
rumah sakit yang akan dikelola didalam grup IHC dari yang sebelumnya mengelola 14 rumah
sakit menjadi total 35 rumah sakit dan akan terus bertambah setelah selesainya implementasi
roadmap Holding RS BUMN.

Secara konsolidasi, grup RS BUMN diestimasikan memiliki
pendapatan usaha mencapai 4,5 tilliun rupiah dengan total aset mendekati 5 trilliun rupiah.
Dengan.

Dengan adanya penggabungan ini maka akan diterapkan standarisasi kualitas dan operasional
layanan di seluruh jaringan rumah sakit BUMN. Tak hanya itu integrasi rumah sakit BUMN ini
akan meningkatkan fokus bisnis dan kualitas pelayanan kesehatan serta menjadikannya
pemimpin pasar dalam bisnis rumah sakit di Indonesia.

“Saya harap Rumah Sakit BUMN dapat saling bekerjasama, membangun ekosistem
kesehatan yang baik dengan Rumah Sakit-Rumah Sakit Swasta, Daerah, dan tentunya
memprioritaskan produk-produk dalam negeri. Saya yakin, Insya Allah dengan adanya
langkah-langkah peningkatan dan penguatan RS BUMN ini, dampak virus Corona terhadap
Indonesia dapat kita lalui bersama,” ujar Erick.

Pertamedika IHC merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang
bergerak dibidang layanan kesehatan.

Beberapa rumah sakit unggulan yang dimiliki di
antaranya adalah Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yang memiliki akreditasi RS
Kepresidenan, Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, serta Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ)
yang saat ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 untuk wilayah Jakarta.

Sejak
tahun 2017 berdasarkan keputusan Menteri BUMN, Pertamedika IHC ditunjuk menjadi
operatorship holding Rumah Sakit BUMN.

Dengan jaringan layanan kesehatan mulai dari rumah sakit hingga klinik yang tersebar di
seluruh Indonesia, Pertamedika IHC hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan
layanan kesehatan yang lebih baik dan hingga saat ini Pertamedika IHC telah memenuhi
layanan kesehatan baik untuk pegawai BUMN maupun masyarakat luas.

Kedepannya
Pertamedika IHC akan selalu menghadirkan pelayanan yang optimal guna memberikan nilai
tambah yang lebih baik bagi Indonesia.

tag: #bumn  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Petinggi Gelora Berdalih, Dukungan ke Gibran dan Bobby Bukan Langgengkan Dinasti Politik

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 19 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gelora Indonesia mendukung pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakoso di Pilkada Kota Solo, Jawa Tengah. Gelora juga mendukung duet Bobby Nasution-Aulia Rahman Rajh di ...
Berita

Dengan Alasan Apapun Tidak Dibenarkan Melakukan Tindak Kekerasan terhadap Anak

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Rabu, 16 September 2020 lalu, publik dihebohkan dengan pemberitaan di beberapa media nasional maupun lokal terkait orang tua yang tega membunuh anak kandungnya sendiri ...