Oleh Givary Apriman pada hari Kamis, 20 Agu 2020 - 09:08:08 WIB
Bagikan Berita ini :

KAMI Dikaitkan Dengan Kekecewaan Hasil Pilpres, Politisi Demokrat Skakmat Abdul Kadir Karding

tscom_news_photo_1597877050.jpeg
Jansen Sitindaon bersama Agus Harimurti Yudhoyono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politisi PKB Abdul Kadir Karding menyebut kalau dideklarasikanya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai bentuk barisan sakit hati atas hasil Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Politisi Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan kalau tudingan Karding tersebut dinilai salah alamat dan tidak relevan.

"Masa Pilpres yang sudah selesai masih dikait-kaitkan. Prabowo yang kalah saja sudah gabung pemerintah, jadi tak relevan pernyataan ini," kata Jansen Sitindon ketika dikonfirmasi, Rabu (19/08/2020).

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat tersebut menegaskan bila tidak setuju dengan pendeklarasian KAMI sebaiknya berikan gagasan yang elegan.

Jansen pun menilai kalau alangkah lebih baiknya apa yang menjadi poin poin tuntutan dari KAMI sebaiknya segera direspon oleh pemerintah.

"Lebih baik jawab dibanding terus membusukkan KAMI-nya. Seranglah idenya, bukan orang atau lembaganya!" tandasnya.

Sebelumnya, Politisi PKB yang juga Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding menyebutkan kalau tokoh-tokoh yang ada di dalam organisasi penggerak untuk menyelamatkan Indonesia itu merupakan barisan sakit hati yang kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 silam.

"Pendeklarasian KAMI dapat dimaknai sebagai koalisi orang-orang yang kalah dalam Pilpres. Karena kalau melihat daftar nama sebagian besar adalah orang-orang yang kecewa ketika Pilpres terdahulu. Ini artinya lanjutan. Lanjutan karena jagonya kalah," kata Karding lewat keteranganya, Selasa (18/08/2020).

tag: #partai-demokrat  #pkb  #kami  #dpr  #pilpres-2019  #prabowo-subianto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Lainnya
Berita

Sikapi Penolakan Permenperin 03/2021, Anggota Komisi VI: Tak Perlu Didengar Karena Gak Substantif

Oleh Bachtiar
pada hari Selasa, 15 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI, Mukhtarudin menilai, reaksi sejumlah pihak yang menolak keberadaan Permenperin 3/2021 tak lebih sebagai ekspresi kekecewaan dari pihak-pihak ...
Berita

Tanggapi Pihak yang Menolak Permenperin 3/2021, DPD APTRI: Justru Permenperin Itu Memperkuat Industri Gula Tanah Air

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Menyikapi adanya suara-suara penolakan terkait keberadaan Permenperin 03/2021 Tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula Dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula ...