Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 18 Sep 2020 - 20:11:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Massifkan Sosialisasi 4 Pilar, MPR Kerjasama dengan Universitas Terbuka

tscom_news_photo_1600434718.jpg
Sekjen MPR Maruf Cahyono (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Untuk lebih memasifkan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang popular dikenal dengan Sosialisasi 4 Pilar, MPR melakukan kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT).

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Ruang Delegasi, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 18 September 2020. Dalam penandatanganan kerja sama, pihak MPR diwakili oleh Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono, sedang dari pihak UT diwakili oleh Wakil Rektor UT Liestyodono Bawono Irianto.

Ma’ruf Cahyono mengatakan acara penandatanganan kerja sama MPR dan UT dalam Sosialisasi 4 Pilar yang dilakukan pada hari ini merupakan tindak lanjut kesepakatan yang telah dijalin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo dengan Rektor UT Prof. Ojat Darojat.

“Pada hari ini merupakan tindak lanjut dari MOU itu. Saya dan Pak Liestyodono menindaklanjuti," kata Ma"ruf.

Menurut Ma’ruf Cahyono, sosialisasi merupakan amanat dari UU MD3 sehingga untuk melakukan kegiatan tersebut perlu dilakukan secara gotong royong atau kerja sama.

“Dengan seluruh element masyarakat," kata pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Diungkapkan MPR telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan berbagai perguruan tinggi. “Sosialisasi memerlukan kerja sama dengan melibatkan seluruh pihak tanpa terkecuali termasuk perguruan tinggi dan kelompok strategis," paparnya.

Ditambahkan, mensosialisasikan nilai-nilai luhur bangsa merupakan tanggung jawa semua. Dituturkan dengan semakin banyak melakukan kerja sama dengan berbagai pihak maka Pancasila, UUD, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika akan lebih dipahami oleh masyarakat secara utuh dan menyeluruh. Sosialisasi dikatakan harus dilakukan dengan berbagai metode dan mengikuti perkembangan jaman.

“Kita sudah menggunakan informasi teknologi (IT) untuk melakukan sosialisasi," ungkapnya.

Kemajuan IT itulah yang menurutnya juga perlu dikuasai agar sosialisasi bisa mengikuti perkembangan waktu.

Dalam kerja sama tersebut nanti baik MPR maupun UT akan menyediakan narasumber untuk kegiatan-kegiatan sosialisasi. Disebut oleh Ma’ruf Cahyono, sudah banyak akademisi yang mengikuti training of trainers yang digelar MPR. Kegiatan TOT, demikian disebut lebih popular, merupakan kegiatan untuk mencetak narasumber dalam kegiatan-kegiatan sosialisasi. “Mereka yang sudah mengikuti TOT bisa kita berdayakan lewat kerja sama ini," ujarnya.

tag: #mpr  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ini Dia Teladan Demokrasi di Teropong Democracy Award 2020

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Rabu, 28 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --  Tantangan terbesar Indonesia sepanjang 2020 adalah mewujudkan ketahanan demokrasi. Hanya dengan upaya membangun ketahanan demokrasi, maka sistem politik demokratis ...
Berita

Bantu Para Guru dan Murid, Ibas Salurkan WIFI Gratis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dream Big, Work Hard and Never Give Up, begitulah pesan Edhie Baskoro Yudhoyono kepada para peserta yang hadir pada acara Program Nasional Partai Demokrat Penyerahan ...