Oleh Alfin Pulungan pada hari Sabtu, 19 Sep 2020 - 13:08:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Politikus PAN: Ketua KPU Positif Covid-19 Bukan Alasan Menunda Pilkada 2020

tscom_news_photo_1600495652.jpg
Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN, Guspardi Gaus (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Setelah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dinyatakan positif terjangkit Covid-19, tidak sedikit menyarankan agar gelaran Pilkada Serentak 2020 ditunda sementara waktu.

Anggota Komisi Kepemiluan (Komisi II) DPR, Guspardi Gaus, menyatakan saran tersebut tidak tepat. Menurutnya, masalah Arief Budiman terinfeksi Covid-19 merupakan urusan personal dan bukan menjadi pertimbangan untuk penundaan pilkada serentak 2020.

“Jangan karena ketua KPU kena Covid-19, lalu ditunda, yang menentukan bukan dia, yang menentukan itu UU," kata Guspardi dalam siaran pers kepada wartawan, Sabtu 19 September 2020.

Politikus Partai Amanat Nasional ini mengimbuhkan, jika Arief tidak bisa melakukan pekerjaannya selama pilkada berlangsung, maka hal itu dapat digantikan komisioner lainnya. Di KPU RI sendiri terdapat tujuh orang komisioner yang mempunyai sifat pekerjaan secara kolektif kolegial.

"Sambil Pak Arief Budiman melakukan pemulihan, penyembuhan, isolasi, tugas-tugas pak Arief bisa di-cover oleh komisioner KPU yang lainnya. Jadi yang dijalankan itu sistem bukan personal," kata Guspardi.

Guspardi menuturkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat berkomitmen menjaga protokol kesehatan bukan hanya semata-mata untuk gelaran pilkada saja tapi juga untuk kesehatan masing-masing individu. Yang paling penting, kata dia, adalah bagaimana kita melakukan komitmen yang sama seluruh masyarakat baik ada pilkada atau tidak ada pilkada kita harus mematuhi protokol kesehatan.

Proses pelaksanaan pilkada telah diketuk palu antara parlemen dan pemerintah sehingga tidak ada penundaan kembali. Sehingga, adanya tren naik dan turun pandemi Covid-19 tidak menghalangi penyelenggaraan pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

“Yang tren naik turun Covid-19, bukanlah adanya proses pelaksanaan pilkada enggak ada urusannya dengan itu. Sekarang ini kan kebetulan lagi nanjak naik, mudah-mudahan Oktober, November menurun melandai, itu yang kita harapkan. Jadi yang jelas, tidak ada pikiran, tidak ada rencana melakukan penundaan," tandas anggota Badan Legislasi DPR ini.

tag: #pilkada-2020  #kpu  #komisi-ii  #guspardi-gaus  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Vera Febyanthy Bagikan Paket Lebaran di 3 Kabupaten

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 11 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam, Hari Raya Idul Fitri 1442 H pasti akan terasa berbeda. Tapi masyarakat harus tetap merasakan sukacita, meskipun sekadar ...
Berita

Bamsoet: Civitas Akademika Universitas Udayana Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Susun dan Tetapkan PPHN

BALI (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi dukungan civitas akademika Universitas Negeri Udayana agar MPR RI kembali memiliki kewenangan menyusun dan menetapkan Pokok-Pokok ...