Oleh Givary Apriman pada hari Rabu, 21 Okt 2020 - 15:42:52 WIB
Bagikan Berita ini :

150 Ribu Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji, Ini Kata Menaker Ida Fauziah

tscom_news_photo_1603269699.jpg
Menaker Ida Fauziyah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan bahwa saat ini terdapat sebanyak 150 ribu orang pekerja yang masih belum atau tertunda, menerima bantuan subsidi upah (BSU) dari Pemerintah.

Hal tersebut, disebabkan karena ada kesalahan atau tidak validnya pada nomor rekening dan nomor induk kependudukan (NIK) dari para pekerja.

"Sampai saat ini yang belum mendapatkan (BSU) sekitar 150 ribuan karena ada kekurangan atau ketidaksesuaian data. Misalnya rekeningnya tidak valid, kemudian NIK-nya kurang nomornya, kemudian nomor rekeningnya dia tidak sesuai dengan nama yang diserahkan," kata Ida Fauziyah melalui keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2020).

Untuk itu, Menaker akan mengembalikan data 150 ribu pekerja itu kepada BPJS Ketenagakerjaan, untuk selanjutnya BPJS Ketenagakerjaan memberitahukan kepada perusahaan untuk memperbaiki data pekerjanya yang masuk dalam kriteria penerima subsidi gaji.

"Karenanya data tersebut akan kita kembalikan lagi kepada BPJS Ketenagakerjaan, untuk selanjutnya dikembalikan kepihak perusahaan agar kembali dilakukan perbaikan data oleh pekerja," ujarnya.

Selain itu Politisi PKB tersebut juga menyebut kalau saat ini pemerintah telah menyalurkan BSU kepada 12,16 juta atau setara dengan 98,09 persen.

Berdasarkan data Kemnaker per 19 Oktober 2020, bantuan subsidi gaji tahap I telah tersalurkan kepada 2,48 juta penerima atau 99,43 persen dari total penerima.

Kemudian untuk tahap II sudah tersalurkan sebanyak 2,98 juta penerima atau setara dengan 99,38 persen. Lalu tahap III sudah tersalurkan sebanyak 3,47 juta penerima atau 99,32 persen.

Selanjutnya tahap IV sudah sebanyak 2,62 juta penerima atau 94,09 persen dan tahap V telah tersalurkan sebanyak 602 ribu penerima atau sekitar 97,39 persen dari total penerima.

Subsidi gaji disalurkan melalui dua termin pembayaran. Setelah pembayaran termin pertama selesai disalurkan, Kemnaker akan kembali memproses pembayaran termin kedua subsidi gaji.

"Kami targetkan pembayaran termin II dapat disalurkan pada awal bulan November setelah proses evaluasi penyaluran subsidi gaji termin I ini selesai," pungkasnya.

tag: #pekerja  #subsidi  #bpjs-ketenagakerjaan  #pkb  #kemnaker  #tenaga-kerja  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Keluarga Habib Rizieq Tolak Tes, Bima Arya Datangi RS Ummi

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 27 Nov 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wali Kota Bogor Bima Arya mendapat informasi pihak keluarga Habib Rizieq Syihab menolak dites swab oleh Pemkot Bogor. Sebelumnya, Habib Rizieq sudah menjalani tes swab oleh ...
Berita
MUI Pilih Ketua Baru

Barikade 98: Selamat MUI Baru Tanpa Khilafah dan Kelompok Anti Pancasila

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Umum Barikade Benny Rhamdani memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 yang dipimpin oleh KH Miftachul ...