Oleh Givary Apriman pada hari Rabu, 04 Nov 2020 - 08:55:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Oligarki Terus Berkembang, Said Didu : Banyak Penjilat, Dirikan Saja Institut Penjilatan Nasional

tscom_news_photo_1604454930.jpg
Said Didu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu mengatakan kalau oligarki kekuasaan yang semakin subur dan di atasnya berdiri dinasti politik, adalah sitem yang sangat berbahaya.

Said Didu mengatakan kalau inilah merupakan titik awal kehancuran generasi bangsa yang akan datang Dimana, para penjilat dapat posisi dan jabatan, sementara orang pintar dipinggirkan.

"Cobalah berpikir, anak cucu anda akan jadi apa ke depan, dengan sistem seperti ini," kata Said Didu melalui keteranganya, Selasa (03/11/2020).

Said Didu pun heran saat ini ada anggapan tidak perlu lagi sekolah, tidak penting pendidikan. Pasalnya, untuk mencari pekerjaan bukan lagi butuh profesionalisme, tetapi kedekatan kapada kekuasaan.

"Siapa saja bisa menjadi komisaris BUMN, yang penting rajin memaki-maki orang, rajin memecah belah, jadi buzzer, tebal muka, dan mohon maaf rajin menjilat, dia akan dapat posisi," ujarnya.

Melihat fenomena yang ada, dengan nada menyindir eks Sekretaris Kementerian BUMN ini mengusulkan agar didirikan Institut Penjilatan Nasional.

"Mungkin yang perlu didirikan adalah Institut Penjilatan Nasional, bukan Institut Teknologi apa. Kalau itu yang terjadi, mungkin ada fakultas dan jurusan jilat-menjilat. Itu sangat bahaya," tutupnya.

tag: #said-didu  #kami  #politik  #bumn  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ketum DEIT,  Annar Sampetoding:Penangkapan Nurdin Abdullah  Mencoreng Nama Baik Bugis – Makassar

Oleh Ariful Hakim
pada hari Minggu, 28 Feb 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) selain mengejutkan juga mencoreng nama baik warga Sulawesi Selatan. Demikian ...
Berita

Soal Investasi Miras, PKS : Kontradiktif dengan Visi SDM Jokowi

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Politikus Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Mardani Ali Sera, meminta kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menerbitkan Peraturan Presiden mengenai izin ...