Oleh Givary Apriman pada hari Kamis, 19 Nov 2020 - 15:08:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Mendadak Tidak Bisa Hadiri Rapat, Legislator PDIP Ini Lontarkan Kritik Keras Pada Mendagri

tscom_news_photo_1605773245.jpg
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Junimart Girsang (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendadak tidak bisa hadir dalam rapat bersama Komisi II DPR RI.

Hal tersebut menuai kritik dari Anggota Komisi II DPR RI sebab ketidakhadiran Mendagri sangat berpengaruh pada agenda pembahasan data penduduk yang dinilai sangat penting.

Legislator PDIP Junimart Girsang termasuk yang melontarkan kritik kerasnya karena ketidakhadiran Mendagri dalam Raker bersama Komisi II.

"Wajib mitra itu hadir secara utuh, seperti KPU, Bawaslu juga demikian. Kenapa harus begitu, supaya utuh, hasilnya utuh, bisa kedepan juga berjalan utuh,” ungkap Junimart dalam rapat bersama Kemendagri, Bawaslu dan KPU, Kamis (19/11/2020).

Anggota Komisi II DPR RI tersebut juga mengatakan kalau semua mitra kerja harus bertanggung jawab pada semua keputusan.

“Jadi bertangung jawab kepada semua keputusan, jadi kalau begini terus, kemarin RDP virtual, sementara kita dari rumah bolak balik sudah buru buru," katanya.

Menjelang Pilkada serentak 2020, Junimart menuturkan bahwa masalah data kependudukan ini dibutuhkan oleh Pemerintah dan penyelenggara Pemilu.

Untuk itu, ketidakhadiran Mendagri dalam rapat kerja bersama DPR RI ini seharusnya diinfokan terlebih dahulu, bukan secara mendadak.

"Yang perlu siapa sekarang, pemerintah atau DPR, pembatalan juga jangan tiba-tiba, terus terang Pak Menteri tidak hadir, saya tidak hadir hari ini, nggak hadir saya,” tuturnya.

Atas dasar itu, Junimart menegaskan bila Komisi II DPR harus mengambil sikap atas masalah ini, agar tidak terjadi penundaan rapat bersama dalam membahas masalah krusial, seperti data penduduk.

“Jangan begini terus, saya harap terhitung mulai pagi ini kita harus ambil sikap komisi II, kalau tidak lengkap ditunda, jangan kita bolak-balik gini," tutupnya.

tag: #pdip  #dpr  #mendagri  #komisi-ii  #junimart-girsang  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

23 Lansia Meninggal Setelah Divaksin Buatan Pfizer

Oleh
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setidaknya 23 orang Norwegia meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak berwenang pada hari Kamis ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Efikasi Sinovac 65,3 Persen, Apa Artinya? Inilah Penjelasan IDI

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 17 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Masih terdapat masyarakat yang ragu disuntik vaksin Sinovac. Sebab, berdasarkan uji klinis di Bandung, vaksin Sinovac memiliki efikasi atau tingkat kemanjuran ...
Berita

Pemerintah Diminta Jangan Tebang Pilih dalam Menegakkan Protokoler Kesehatan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, menyoroti efektifitas langkah Pemerintah dalam menangani Pandemi Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus harian ...