Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 24 Nov 2020 - 17:12:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Wakil Ketua Baleg DPR RI Targetkan RUU PDP Rampung Pada Masa Sidang Ini

tscom_news_photo_1606212648.jpg
Wakil Ketua Baleg DPR RI Willy Aditya (Sumber foto : Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Baleg DPR RI Willy Aditya mengatakan kalau Rancangan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) ditargetkan selesai pada masa sidang mendatang, Rabu9 Desember 2020.

Willy menyebut kalau RUU PDP masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas dan saat ini sedang dibahas oleh Baleg.

"RUU PDP masuk dalam Prolegnas Prioritas sedang dibahas dan panja sedang berjalan sejauh ini," kata Willy kepada Teropong Senayan di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Selasa (24/11/2020).

"Memang waktu Bamus terakhir itu ketua panja lapor ke pimpinan DPR mereka minta perpanjangan waktu," sambungnya.

Willy yang juga merupakan Anggota Komisi I DPR RI menuturkan jika saat ini panja Komisi I masih tetap fokus untuk membahas RUU PDP.

Ia menyebutkan target rampungnya RUU PDP pada masa sidang ini dan tentu sambil memantau kondisi panja dalam merampungkan RUU PDP.

"Rencana rampung RUU PDP masa sidang ini namun itu tentu melihat panja berjalan seperti apa karena ini mendesak bagi kita karena data menjadi urgen di era digitalisasi," tuturnya.

Politisi Partai Nasdem tersebut juga menyatakan urgensi RUU PDP di era digitalisasi menjadi kebutuhan yang mendesak.

Meski begitu, Willy menekankan kalau dalam penyusunan RUU PDP harus dibahas dengan prinsip kehati-hatian karena melibatkan banyak stakeholder.

"Tapi ini melibatkan stakeholder yang luas dari dalam dan luar negeri bukan hanya negara tapi koorporasi dan harus penuh kehati-hatian dalam pembahasan RUU PDP,"
imbuhnya.

Willy juga menyebut salah satu yang dibahas dalam Panja RUU PDP adalah terkait hukum dengan lintas negara untuk kebutuhan masyarakat di era digital.

"Salah satu yang dibahas dalam panja kemarin adalah bagaiman kaitan hukum dengan lintas negara kan keberadaan koorporasi besar itu diluar seperti kebutuhan masyarakat belanja dan bersosial media itu menjadi catatan untuk RUU PDP," tandasnya.

tag: #baleg-dpr  #willy-aditya  #dpr  #ruu-pdp  #komisi-i  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Soal PP Statuta UI, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham: Semua Pihak Harus Tenang dan Objektif

Oleh La Aswan
pada hari Sabtu, 24 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Freddy Harris menduga ada permainan politik di balik isu rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. Freddy ...
Berita

DPR Minta Aparat Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad meminta polisi menyelidiki kosongnya obat-obatan terapi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Dasco menanggapi ...