Oleh Rihad pada hari Jumat, 27 Nov 2020 - 21:52:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Gerindra Akan Belajar dari Kasus Penangkapan Edhy Prabowo

tscom_news_photo_1606488779.jpeg
Ahmad Muzani (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya komunitas kelautan dan perikanan terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukan Edhy Prabowo. "Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas respon yang diberikan. Gerindra akan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran yang berharga untuk mengelola setiap kepercayaan yang diberikan kepada kami," kata Muzani dalam pernyataannya yang disampaikannya di akun Instagram resmi Partai Gerindra, Jumat (27/11)

Selain itu, dia juga menyerukan kepada seluruh kader Gerindra di semua tingkatan untuk tetap kompak dan solid dalam menghadapi situasi yang sulit tersebut.

Menurut dia, peristiwa yang menimpa Edhy merupakan ujian terhadap kekompakan partai sehingga soliditas internal partai harus tetap terjaga.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap dalam kasus perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Terkait hal tersebut, KPK selanjutnya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Sebagai penerima, yakni Edhy Prabowo (EP), Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri (SAF), Andreu Pribadi Misata (APM), pengurus PT ACK Siswadi (SWD), staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih (AF), dan Amiril Mukminin (AM). Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Direktur PT DPP Suharjito (SJT).

Mundur

Edhy Prabowo menyatakan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra pasca ditetapkan sebagai tersangka KPK.

Ahmad Muzani mengatakan partai-nya telah menerima surat pengunduran diri Edhy Prabowo sebagai Wakil Ketua Umum dan telah meneruskannya kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dia mengatakan, Edhy Prabowo telah mengajukan pengunduran dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"DPP Partai Gerindra telah menerima surat pengunduran diri Edhy Prabowo dan surat tersebut sedang kami teruskan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto," katanya.

tag: #partai-gerindra  #lobster  #edhy-prabowo  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Soal PP Statuta UI, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham: Semua Pihak Harus Tenang dan Objektif

Oleh La Aswan
pada hari Sabtu, 24 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Freddy Harris menduga ada permainan politik di balik isu rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. Freddy ...
Berita

DPR Minta Aparat Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad meminta polisi menyelidiki kosongnya obat-obatan terapi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Dasco menanggapi ...