Oleh Bachtiar pada hari Senin, 30 Nov 2020 - 16:55:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Menteri BUMN Minta Masyarakat Terus Waspada dan Jangan Lengah, Ada Apa?

tscom_news_photo_1606730158.jpeg
Erick Thohir Menteri BUMN RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Menteri BUMN, Erick Thohir mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda.

“Kita semua harus semakin waspada, karena ada lonjakan kasus. Artinya banyak di antara kita yang sudah mulai lengah," kata Erick dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Dalam rapat mingguan dengan Presiden, pagi tadi (30/11), Presiden memberikan arahan kepada seluruh menterinya untuk terus serius jangan lengah dalam menangani Covid 19.

“Bantuan sosial yang dijalankan tahun ini, akan diberikan lagi di tahun depan, sehingga juga akan membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitannya. Hal ini juga akan meningkatkan daya beli masyarakat. Trend ekonomi saat ini cukup membaik dan akan lebih baik lagi tahun depan."

Mengenai vaksinasi, Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana KPCPEN menegaskan, pemerintah akan mengutamakan keselamatan rakyat diatas segalanya.

“Kami di Kementerian BUMN dan juga di KPCPEN berkomitmen untuk berperan aktif dalam menangani Covid-19. Kami semua tahu dan percaya bahwa nyawa manusia lebih tinggi nilainya dari apapun," ujarnya.

Diungkapkannya, Pemerintah saat ini berupaya menghadirkan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu dengan harga terjangkau.

Menurutnya, kewaspadaan dan vaksinasi sebagai upaya nyata dan perjuangan bersama untuk melindungi diri, melindungi negeri dan mengakhiri pandemi, yang perlu didukung semua komponen bangsa.

"Nah, ayo terus jaga diri kita semua, jangan lelah, jangan lengah, in sya Allah upaya kita Lillah (karena Allah)," tutupnya.

tag: #menteri-bumn  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement