Bisnis
Oleh Rihad pada hari Wednesday, 02 Des 2020 - 06:37:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Kalangan Milenial Serbu Pasar Modal di Tengah Pandemi

tscom_news_photo_1606862272.png
Bursa saham (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Jumlah investor pasar modal di Indonesia hingga bulan November 2020 justru naik 42 persen jika dibandingkan dengan akhir tahun lalu meski hingga saat ini pandemi COVID-19 masih berlangsung dan memberikan dampak pada perekonomian.

Berdasarkan data per 19 November 2020 jumlah investor pasar modal sudah tercatat sebanyak 3,53 juta atau naik jika dibandingkan SID per 31 Desember 2019 sebanyak 2,48 juta. Peningkatan jumlah investor di masa pandemi ini justru didominasi oleh investor domestik yang berumur di bawah 30 tahun atau kalangan milenial.

"Beberapa data menunjukkan penurunan pertumbuhan pasar modal kita, namun ada fakta menarik yang justru membuat kita cukup terkesan, yaitu jumlah investor pasar modal yang terus mengalami peningkatan," kata Kepala Deputi Pengawasan Pasar Modal 1A OJK Luthfy Zain Fuady secara virtual di Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/12).

"Secara demografi berdasarkan umur, jumlah SID ritel per 19 November 2020 tercatat sebanyak 48,29 persen," katanya.

Meski kondisi pasar modal Indonesia saat ini mengalami tekanan, kata dia, namun dengan adanya peningkatan jumlah investor secara signifikan tersebut membuktikan bahwa kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia masih terus meningkat.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan dari sisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami keterpurukan, terutama setelah diumumkannya kasus COVID-19 pertama kali di Indonesia.

"Pada tanggal 2 Maret diumumkan ada dua orang yang kena, indeks langsung kena dampaknya. Sampai dengan tanggal 24 Maret indeks terpuruk hingga titik terdalam di level 3.937," katanya.

Meski demikian, lanjut dia, perkembangan IHSG saat ini cukup baik. Pihaknya mencatat dari tanggal 24 Maret hingga saat ini ada kenaikan sekitar 60 persen. Bahkan per tanggal 27 November IHSG berada di level 5.783.

Sedangkan jika dilihat dari sisi nilai rata-rata transaksi harian (RNTH), kata dia, juga ada peningkatan yang cukup signifikan. Jika dibandingkan pada bulan Januari tahun ini untuk RNTH sebesar Rp6,4 triliun/hari, sedangkan pada bulan November mencapai Rp12,9 triliun/hari.

tag: #bursa-efek-indonesia  #generasi-milenial  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Pelantikan Joe Biden Momentum Percepatan Pengembangan EBT di Indonesia

Oleh windarto
pada hari Rabu, 20 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden USA terpilih Joe Biden resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke 46 pada tanggal 20 Januari 2021. Pelantikan Joe Biden membawa angin segar bagi ...
Bisnis

Pedagang Daging Akan Mogok, Apa Sebabnya?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pedagang daging di Jabodetabek berencana mogok jualan selama tiga hari mulai besok, Rabu (20/1). Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKKPI) Abdullah Mansuri mengatakan, ...