Oleh Rihad pada hari Kamis, 14 Jan 2021 - 08:04:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Tidak Terima SBY dan AHY Dihina Bodoh, Kader Demokrat Lapor ke Polisi

tscom_news_photo_1610586271.jpg
AHY dan SBY (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kader Demokrat melaporkan ulah Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Yusuf Leonard Henuk ke Mapolda Sumut, Rabu (13/1).

Pelapor Yunus adalah kader DPC Partai Demokrat Medan, Subanto. Dia melaporkan Yunus terkait postingan di media sosialnya yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh. “Bahan laporannya, 1 pernyataannya di Facebook dan 2 (postingan) di akun Twitter," ujar Subanto.

Di Twitter, Yusuf menyebut SBY dan AHY bodoh, sedangkan di laman Facebook, dia mengatakan seluruh kader Demokrat penjilat dan bodoh.

“Atas pernyataan itu saya sebagai kader Demokrat merasa keberatan (karena) SBY merupakan Presiden yang (pernah) memimpin Indonesia selama 10 tahun,” ujar Subanto

Subanto memastikan laporannya ke Yusuf telah mendapat persetujuan Ketua DPC Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu. Secara pribadi, dia mendukung demokrasi dan kebebasan berpendapat, namun tentu tidak sampai melewati koridor hukum. “Saya memang menghargai nilai-nilai demokrasi seperti yang ditanamkan Pak SBY. Pak profesor juga punya hak berekspresi, tetapi ada batasan dan koridor hukum. Saya juga punya hak untuk melaporkan profesor,” ujar Subanto.

"Artinya hak demokrasi professor saya hargai, hak hukum saya harus juga dihargai. Karena ini negara demokrasi dan negara hukum,’’ ujar lelaki yang menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC l Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Yusuf mengaku siap menghadapi konsekuensi dari tindakannya, meskipun nantinya harus berhadapan dengan hukum.

“Saya siap, masuk ranah hukum saya siap, sudah risiko,” ujarnya.

Unggahan Yusuf soal SBY, AHY, dan kader Demokrat menjadi perbincangan di Twitter. “@SBYudhoyono, sudahlah jangan kau bodoh soalkan anggaran vaksin sampai kapan pun tak bisa buat negara. Banyak chaos kau di masa lalu seperti Bank Century dan Jiwasraya. Kau sok pintar mau ajari @jokowi dan Sri Mulyani, malulah kau!," tulisnya.

Selain itu, di unggahannya, Yusuf juga menyebut SBY bodoh.

"Yth @SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres tapi tetap dilakukan 3M. Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan dan dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali," lanjutnya.

Lalu pada cuitan lainnya yakni Selasa (12/1), dia juga menyebut Ketua Umum Partai Demokrat AHY bodoh. "Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali, karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia tak pernah ada "GOVERNMENT ERROR" penyebabnya. Tapi "7 FAKTOR"(http://indonesiabaik.id/infografis/7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!" cuit Yusuf, di akun twitternya

tag: #ahy  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, Legislator Demokrat Ini Sebut Kenaikan PPN Tidak Relevan

Oleh Bachtiar
pada hari Sabtu, 15 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irawadi Syamsuddin menilai, rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tahun depan ...
Berita

Diduga Penumpang Lakukan Swafoto, Perahu Oleng dan Tenggelam, 9 Orang Hilang

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Perahu yang ditumpangi sekitar 20 orang wisatawan lokal mengalami kecelakaan dan tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu, Kabupaten ...