Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 14 Jan 2021 - 09:27:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Luhut Isyaratkan Izinkan China Buka RS di Indonesia

tscom_news_photo_1610591275.jpg
Luhut Binsar Pandjaitan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Negara China berpeluang membangun rumah sakit internasional di Indonesia.
Tak cuma itu, potensi kerja sama RI dengan China juga termasuk pertukaran dokter dan tenaga kesehatan.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Serta kolaborasi riset dan teknologi antarnegara," tutur dia pada pertemuan kedua dengan Menlu China Wang Yi dikutip dari siaran pers, Kamis (14/1/2021).

Bahkan, ia mengaku telah menyiapkan area seluas 500 hektare (ha) di Humbang Hasundutan, yang akan difungsikan sebagai pusat herbal dan hortikultura.

"Bukan tanpa alasan, wilayah ini dibangun karena Indonesia memiliki potensi tanaman obat herbal yang besar dan setiap tahunnya, 40 persen penduduk mengandalkan obat herbal untuk menjaga kesehatannya," ungkap Luhut.

Di lokasi itu akan didirikan area demo pertanian, kantor, tempat tinggal, guest house, laboratorium, dan ladang pengumpulan plasma nutfah.

"Indonesia memiliki sumber daya yang kaya. Diharapkan RI dapat memperluas pasar produknya di China, termasuk akses bagi produk sarang burung walet, perikanan, buah tropis, dan batu bara," jelasnya.

tag: #luhut-binsar-pandjaitan  #china  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Bagi Yang Masih Bingung, Inilah Pedoman Pengenaan Pasal Karet di UU ITE

Oleh Rihad
pada hari Wednesday, 23 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah telah menerbitkan pedoman implementasi pasal tertentu dalam Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dikenal sebagai pasal ...
Berita

Soal Wacana Revisi PP 109/2012, Kementan Berharap Kementerian Terkait Mempertimbangkan Kembali

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kementerian Pertanian menyatakan wacana revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau ...