Oleh Rihad pada hari Senin, 25 Jan 2021 - 23:24:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Warga Rusun Menolak Lockdown di Berbagai Kota Besar di Belanda

tscom_news_photo_1611591854.jpeg
Kerusuhan di Belanda (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sebagian masyarakat Belanda ternyata tidak menyukai lockdown. Warga yang menolak lockdown turun ke jalanan hingga rusuh. Polisi menggunakan water canon membubarkan demonstrasi selama protes terhadap pembatasan yang diberlakukan di Amsterdam, Belanda.

Massa di Eindhoven pada aksi akhir pekan tersebut merusak beberapa bagian kota tersebut. Mereka membakar beberapa mobil. Massa juga menjarah toko-toko di dekat stasiun pusat Eindhoven.

Selain di Eindhoven, demo berujung rusuh juga terjadi di beberapa kota lain seperti Den Haag, Breda, Arnhem, Tilburg, Enschede, Appeldoorn, Venlo, dan Ruremond.

Wali Kota Eindhoven John Jorritsma meminta massa tenang. Jika tidak, situasi akan makin memburuk dan tak terkendali. "Bila negara tetap berhadapan dengan jalan ini, menurut saya maka kita semua menuju perang saudara," ujar Jorritsma seperti dikutip dari AFP.

Khusus untuk di Eindhoven, polisi sudah menangkap 30-an orang yang diduga sebagai provokator aksi.

WNI di Belanda diminta mematuhi jam malam. Kebijakan jam malam diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

"KBRI Den Haag mengimbau seluruh WNI untuk tidak keluar rumah mulai pukul 21.00 sampai dengan 04.30 (waktu setempat)," ungkap KBRI Den Haag.

KBRI juga meminta WNI menjaga kewaspadaan, keamanan diri, keluarga dan lingkungan. Selain itu WNI harus pula mentaati aturan keamanan dan keselamatan dari pemerintah setempat.

"Secara berkala memantau situs Pemerintah Belanda dan KBRI Den Haag, yaitu id.indonesia.nl serta akun resmi media sosial KBRI Den Haag," tutur mereka.

"Para WNI agar dapat melapor diri via Portal Peduli WNI pada link : https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html. Hotline dalam keadaan emergency antara lain: Kepolisian NL (112) dan KBRI Den Haag (0703108100/ 0703108177/ 0628860509, 068 26 36 298, 068 26 40 665, 068 28 37 606, 068 28 49 252)," sambung mereka.

Imbauan meningkatkan kewaspadaan dikeluarkan setelah demo menolak jam malam di Belanda berujung bentrok.

Bentrokan terjadi hampir di seluruh kota besar di Belanda. Bahkan di Eindhoven massa sampai membakar mobil dan menjarah toko.

Kepolisian Belanda telah menyatakan, peristiwa serupa masih berpotensi terjadi. Oleh sebab itu, seluruh orang di Belanda diminta waspada.

tag: #kerusuhan  #lockdown  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Ditemukan Varian Baru Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Diminta Ditunda

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 20 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Niatan untuk menggelar kembali pembelajaran secara tatap muka di sekolah diapresiasi oleh Wakil Ketua MPR Dr. H. Jazilul Fawaid.  “Meski kapasitas siswa yang ...
Berita

Kasus Positif di Yogya Semakin Serius, Ribuan Orang Dilarang Masuk Kawasan Wisata Bantul

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ribuan wisatawan yang berniat berkunjung ke Bantul harus kecewa karena dipaksa putar balik oleh tim gabungan antara Satpol PP dengan Dinas Perhubungan TNI dan Polri yang ...